JawaPos Radar

Air Bersih Hingga Obat-obatan Jadi Kebutuhan Mendesak Pengungsi

30/09/2018, 18:36 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Air Bersih Hingga Obat-obatan Jadi Kebutuhan Mendesak Pengungsi
Kondisi Kota Palu setelah dilanda gempa dan tsunami. Ratusan orang meninggal dalam musibah tersebut (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Pengungsi di Sulawesi Tengah terus bertambah. Pasalnya, masyarakat yang berlari ke bukit pada saat gempa kini sudah turun dan bergabung ke pos-pos pengungsian.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dengan banyaknya pengungsi, kebutuhan air bersih menjadi mendesak. Termasuk, obat-obatan dan bahan makanan.

"Air bersih, bahan makanan, alat penerangan, genset, kantong mayat, kain kafan, makanan bayi dan anak, serta kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya ini menjadi kebutuhan yang mendesak," ujarnya di Kantor BNPB, Pramuka, Jakarta, Minggu (30/9).

Terlebih, ketersediaan logistik yang ada di kota Palu, Kabupaten Donggala, dan daerah yang terdampak laimnya sangat terbatas. "Toko, pasar, sampai saat ini masih tutup tidak melakukan aktivitas sehingga menjadi kendala keterbatasan," tegas dia.

Rumah Sakit dadakan juga sangat dibutuhkan. Saat ini, TNI telah menambah personil tim medis dan akan membangun rumah sakit di lapangan. "Kapal rumah sakit KRI Dokter Soharso juga dikirim dari Surabaya menuju ke Palu," tambah Soetopo.

Sementara itu, jalur darat Palu-Poso dan Palu-Mamuju kondisinya sudah bisa ditembus. "Hari ini kita mendapat laporan bahwa akses jalan sudah bisa ditembus sehingga pengiriman bantuan personil, logistik dan sebagainya bisa menggunakan jalur darat Palu-Poso dan Palu-Mamuju," kata Sutopo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up