JawaPos Radar

Pascagempa Palu, 60 Orang Masih Tertimbun di Hotel Roa Roa

30/09/2018, 16:21 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Pascagempa Palu, 60 Orang Masih Tertimbun di Hotel Roa Roa
Kondisi Kota Palu setelah dilanda gempa dan tsunami. Ratusan orang meninggal dalam musibah tersebut (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos) (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Puluhan korban diduga masih tertimbun bangunan Hotel Roa Roa, Palu yang runtuh karena gempa 7,4 SR kemarin. Saat ini, tim Basarnas dan tim gabungan masih berupaya mengevakuasinya.

"Kondisi Roa Roa diperkirakan 50 sampai 60 orang tertimbun reruntuhan. Tadi pagi sampai siang ini ada beberapa yang berhasil dievakuasi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Pramuka, Jakarta, Minggu (30/9).

Para korban yang ditemukan katanya telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi. "Sampai saat ini masih berlangsung dan kita memerlukan alat berat untuk menyingkirkan material-material beton yang ada di sana," tambahnya.

Pascagempa Palu, 60 Orang Masih Tertimbun di Hotel Roa Roa
Kondisi Kota Palu setelah dilanda gempa dan tsunami. Ratusan orang meninggal dalam musibah tersebut (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

Selain di Hotel Roa Roa, tim gabungan dan Basarnas juga berupaya mencari korban di Restoran Dunia Baru, Pantai Talise. "Terutama korban yang diterjang oleh tsunami kemudian perumahan Balaroa yang ambles karena efek liquefaction saat terjadi gempa jadi gembur dan ambles," jelas Sutopo

Lebih lanjut dia menerangkan, operasi SAR memiliki banyak kendala. Mulai dari listrik padam, akses komunikasi, alat berat yang terbatas, ditambah dengan kondisi jalan yang rusak sehingga mengirimkan alat berat.

"Operasi SAR terus dilakukan oleh tim SAR gabungan yang dikoordinir oleh Basarnas. Namun masih terdapat beberapa titik yang diperkirakan korban tertimbun oleh material- material bangunan," terang Sutopo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up