JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tenda Robek, Logistik Menipis, Dapur Umum Belum Ada

Oleh Neny Rakhmawati, PNS Pemprov Sulteng

30 September 2018, 10:45:32 WIB
Tenda Robek, Logistik Menipis, Dapur Umum Belum Ada
Warga korban gempa Palu akan dibawa ke RS Bhayangkara Palu, Sabtu (29/9) (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
Share this

JawaPos.com - Rumah saya hanya berjarak sekitar 400 meter dari Pantai Talise, Palu. Ketika gempa terjadi pada pukul 17.24 Wita Jumat lalu (28/9), saya tengah berada di luar rumah.

Dalam kondisi panik dan takut, saya memutuskan pulang ke rumah sekitar 30 menit setelah gempa tersebut.

Tapi, baru selangkah melewati pintu, guncangan gempa yang lebih besar kembali terasa. Yang belakangan saya ketahui berkekuatan 7,7 skala Richter.

Tenda Robek, Logistik Menipis, Dapur Umum Belum Ada
Kondisi jembatan Empat/Kuning yang menjadi salah satu ikon kota Palu, rusak parah, Sabtu (29/9). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)

Saya tentu saja semakin panik. Apalagi, saya sendirian tinggal di Palu. Tanpa keluarga. Tapi, alhamdulillah, saya bisa keluar rumah. Seketika itu saya menelepon keluarga di Surabaya. Untuk mengabarkan bahwa saya baik-baik saja.

Seorang tetangga menyarankan saya untuk mengambil motor dan lari ke bukit. Saya pun akhirnya masuk ke rumah lagi. Mengambil kunci motor, helm, berkas penting, laptop, emergency lamp, lalu ke bukit.

Semua tetangga saya juga sibuk menyelamatkan diri dan keluarga masing-masing. Saya akhirnya bertemu mereka di bukit. Ada sekitar 100 kepala keluarga jumlahnya. Mereka bekerja sama membuat dapur umum. Sebab, sampai tengah malam belum ada bantuan yang masuk.

Ketika di bukit itu, saya sempat bertanya kepada seseorang yang turut mengungsi ke sana. Dia bilang ke saya rumahnya berjarak 10 kilometer dari pantai. Tapi, tetap memilih mengungsi dengan jalan kaki ke bukit.

Keesokan harinya, sekitar pukul 09.00, saya bergeser ke rumah teman kantor di Bukit Lagarutu. Tapi, nasib mereka tidak lebih baik. Mereka bertahan dengan mengais sisa-sisa makanan di dalam kulkas.

Sekitar pukul 11.00, saya nekat turun bukit untuk kembali ke rumah. Mengambil sembako. Kondisi rumah saya sudah rusak. Situasi sekitar rumah saya rusak ringan. Yang rusak berat di Palu Barat. Sementara saya di Palu Timur.

Pascagempa, situasi Palu masih belum aman dari bencana. Sampai kemarin siang, masih ada beberapa kali gempa susulan, angin kencang dan ombak kencang. Helikopter dan pesawat Hercules hilir mudik mendistribusikan bantuan dan evakuasi korban. Semua masih fokus evakuasi korban tsunami. Belum ada dapur umum.

Kini saya masih di Bukit Lagarutu. Ada banyak rumah warga di bukit ini. Tapi, saya memilih di tenda. Sampai kemarin, kami belum didatangi polisi dan Basarnas. Namun, saya dan pengungsi lain maklum. Sebab, akses menuju bukit banyak jalan dan bangunan retak.

Mudah-mudahan bantuan segera datang. Sebab, persediaan logistik kami semakin menipis. Belum lagi tenda yang saya tempati baru saja tertiup angin kencang sehingga robek.

Dapur umum juga belum ada. Belum lagi krisis listrik dan air minum. Kami bertahan dengan kemampuan seadanya. (seperti disarikan dari tulisan asli oleh wartawan Jawa Pos Lugas Wicaksono)

Editor           : Dhimas Ginanjar
Reporter      : c10/ttg

Alur Cerita Berita

Korban Gempa Sulteng Mulai Tinggalkan Pengungsian 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 30 September 2018, 10:45:32 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 30 September 2018, 10:45:32 WIB
1.200 KK Korban Gempa Sulteng Akan Tempati Huntara 30 September 2018, 10:45:32 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
PMI Sulteng Target Bangun Dua Instalasi Air Bersih 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Pemprov Sulteng Bantah Hilangnya Aset Bappeda Palu 30 September 2018, 10:45:32 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 30 September 2018, 10:45:32 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Membantu Sesama, Pedagang di Palu Tak Naikkan Harga 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Elite Partai-DPR Minta Pemerintah Pangkas Birokrasi 30 September 2018, 10:45:32 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 30 September 2018, 10:45:32 WIB
IPI Harap Masyarakat Sulteng Bangkit Dari Kesedihan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 30 September 2018, 10:45:32 WIB
BNPB: 224 Gempa Susulan Terjadi di Sulawesi Tengah 30 September 2018, 10:45:32 WIB
DPR Wacanakan Tambah Anggaran BMKG, Ini Alasannya 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 30 September 2018, 10:45:32 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Tenda Robek, Logistik Menipis, Dapur Umum Belum Ada 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 30 September 2018, 10:45:32 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Runway Retak 250 Meter, Bandara Palu Kembali Dibuka 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 30 September 2018, 10:45:32 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Donggala Disebabkan Aktifitas Sesar Palu Koro 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Keluarga Sandi Sute Jadi Korban Gempa di Sulawesi 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 30 September 2018, 10:45:32 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 30 September 2018, 10:45:32 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up