JawaPos Radar

Mantan Tukang Ojek Raup Ratusan Juta Dari Bisnis Kuliner

30/09/2018, 10:17 WIB | Editor: Budi Warsito
Mantan Tukang Ojek Raup Ratusan Juta Dari Bisnis Kuliner
Sejumlah pelanggan tengah menikmati rica mentok alaska. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pecinta kuliner di kawasan Kerjo, Karanganyar pasti sudah tidak asing lagi dengan Rumah Makan Rica Mentok Alaska. Tidak hanya dari wilayah Jawa Tengah (Jateng) saja, banyak pecinta kuliner pedas dari Jawa Timur (Jatim) juga berkunjung ke tempat ini.

Alaska ini bukanlah seperti yang ada di Amerika. Melainkan, Alaska yang dimaksud adalah Alas Karet. Ini karena, keberadaan warung makan tersebut berada diantara alas karet di Kerjo, Karanganyar. Tepatnya di Jalan Kerjo-Jenawi.

Saat anda melintas di jalan ini, anda akan mendapati belasan gazebo kecil di kanan dan kiri jalan. gazebo-gazebo itu selalu dipadati oleh para pengunjung. Baik pada hari biasa, maupun pada hari libur atau Minggu. Di balik keberadaan warung makan rica mentok itu, ada Sugimin atau yang akrab dipanggil Gethok.

Mantan Tukang Ojek Raup Ratusan Juta Dari Bisnis Kuliner
Gazebo-gazebo Rumah Makan Rica Mentok Alaska yang berjada di Alas Karet di Kerjo, Karanganyar ()

Pria berusia 43 tahun itu, merupakan pemilik dari Warung Makan Rica Mentok Alaska tersebut. Ia sudah merintis usahanya sejak tahun 2004an. Awalnya, Gethok adalah seorang tukang ojek. Biasanya, ia mangkal di sekitar pasar Kerjo. Gethok juga pernah bekerja di luar kota. Tetapi, kemudian Gethok mempunyai ide untuk menghadirkan kuliner khas, yakni rica menthok. Pertama buka, sambutan dari pecinta kuliner cukup tinggi. Dan setiap harinya, jumlah pelanggannya terus bertambah.

"Saat awal-awal buka dalam sehari menghabiskan puluhan ekor saja. Tetapi kemudian jumlahnya bertambah sampai ratusan ekor setiap harinya," terangnya kepada JawaPos.com, Sabtu (30/9).

Sekarang, di hari biasa saja, Gethok biasa menghabiskan lebih kurang 120 ekor. Sedangkan pada hari Minggu atau libur, bisa menghabiskan lebih dari 150 ekor setiap harinya. Untuk melayani para pembeli, Gethok pun mempekerjakan belasan karyawan.

Mereka kebanyakan masih ada hubungan saudara dengannya. Untuk kebutuhan bahannya, sudah ada dua pemasok yang siap memasok kebutuhan rumah makan Gethok. Yakni dari Karanganyar sendiri dan dari Ngawi, Jawa Timur.

"Menthok yang dikirim sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dimasak, jadi kami tinggal memotong-motong saja," ucapnya.

Warung rica mentok ini buka dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Tetapi, lebih sering habis sebelum pukul 17.00 WIB. Dalam sehari rata-rata ada 500 pelanggan yang datang ke tempat tersebut. Mereka tidak hanya dari wilayah Karanganyar saja.

Tetapi juga dari eks Karesidenan Surakarta, Jawa Timur dan dari wilayah lainnya. Banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya. Tidak heran jika omzetnya bisa sampai Rp 10 juta setiap harinya.

"Kalau pas hari libur atau Minggu, omzetnya bisa sampai lima belas juta rupiha dalam sehari," katanya.

Selain lezatnya rica, harga murah juga menjadi pertimbangan tersendiri bagi pecinta kuliner. Untuk seporsi rica mentok harganya hanya Rp 20.000. Tetapi, jika dibungkus harganya hanya Rp 15.000 saja. Yang menjadi khas dari warung makan ini adalah tidak ada cabangnya. Jadi hanya satu Warung Makan Rica Mentok Alaska saja.

"Saya memang sengaja tidak membuka cabang, dan hanya ada satu saja di sini," ucapnya.

Salah seorang pengunjung, Lina,40 mengatakan, dirinya memang sudah cukup sering datang ke rica mentok Alaska. Menurutnya, rica mentok ini mempunyai rasa yang khas yang tidak ditemui pada rica mentok lainnya.
"Kalau saya sudah sering datang ke sini, setiap ada waktu luang atau acara dengan teman, biasanya saya memilih tempat ini," ucapnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up