JawaPos Radar

Gempa dan Tsunami di Sulteng

Maksimalkan Evakuasi Korban, 1.400 Personel Kepolisian Diterjunkan

29/09/2018, 22:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto di Ruang Galaktika, Landasan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (29/9). (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

Jawa Pos.com - Proses evakuasi dan korban akibat gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah terus berlangsung. Guna memaksimalkan pencarian, jajaran kepolisian menerjunkan setidaknya 1.400 personel untuk menyisir daerah dampak gempa dan tsunami terbesar di Sulteng tersebut.

Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan selain menerjukan ribuan personel, pihaknya juga menurunkan anjing pelacak untuk membantu dalam proses pencarian.

"Kita juga terjunkan K9 untuk membantu SAR, untuk mencari ini semua korban-korban. Kemudian tim Identifikasi DVI dan ada juga dokter," ujarnya saat ditemui di Ruang Galaktika, Landasan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (29/9) malam. 

Gempa Donggala
Kerusakan akibat gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulteng. (Istimewa)

Ribuan personel yang tergabung dalam 14 Satuan Setingkat Kompi (SSK) tersebut diutus langsung dari sejumlah Polda di luar daerah terhindar dari dampak gempa dan tsunami. Khusus kawasan terdekat di Sulawesi disebutkan Wakapolri, daerah itu seperti Gorontalo dan Sulawesi Barat (Sulbar). 

"Gelombang pertama yang sudah sampai disana sudah mulai bekerja. Secara bertahap akan ada lagi menyusul dari Polda-polda lain untuk langsung bekerja disana," terang jendral bintang tiga itu. 

Diperkirakan, personel gabungan dari Polda lainnya akan tiba di lokasi terdampak khusus seperti Donggala, Palu dan Sigi. Personel dan perangkat tambahan lainnya diperkirakan bisa saja bertambah sesuai dengan kebutuhan lapangan. 

"Untuk sementara kita akan terus koordinasikan ini dengan tim-tim yang di lapangan karena komunikasi memang agak sedikit terganggu, kita upayakan bisa maksimal," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, tiga unit hercules TNI AU akan diberangkatkan membawa bala bantuan logistik makanan dan perlengkapan medis lainnya, ke lokasi terparah di Sulteng, Minggu (30/9) besok. 

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up