JawaPos Radar

Gagal Jalan Sehat, 40 Ribu Pendukung Jokowi-Ma'ruf Hadiri Doa Bersama

29/09/2018, 21:26 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Jalan Sehat Jokowi
JALAN SEHAT: Selebaran kegiatan jalan sehat yang akan diadakan di Jalan Slamet Riyadi Solo, Minggu (30/9). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 40 ribu pendukung pasangan calon (Paslon) presiden dan wakil presiden, Jokowi-Ma'ruf Amin dijadwalkan akan menghadiri acara doa bersama dan penggalangan dana di Stadion R. Maladi, Sriwedari, Minggu (30/9). Selain sebagai bentuk empati terhadap bencana gempa bumi dan tsunami di Donggala dan Palu, kegiatan tersebut juga sebagai bentuk dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin.

Nantinya, para peserta juga akan mengenakan atribut kampanye seperti kaus dan atribut kampanye lainnya. Untuk diketahui, kegiatan doa bersama ini dilakukan setelah kegiatan Jalan Sehat Jokowi ditiadakan atas permintaan Jokowi. Salah satu pertimbangannya lantaran bencana gempa dan tsunami di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN), Aria Bima mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan desain atribut kampanye ke KPU. Dan untuk kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh capres, Jokowi para peserta sudah mengenakan kaus sebagai atribut kampanye.

Atribut Kaos Doa Bersama
ATRIBUT KAMPANYE: Panitia memperkenalkan kaos atribut kampanye yang akan dikenakan saat doa bersama, Minggu (30/9) besok. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

"Kaus sudah kami bagikan kepada para peserta yang akan hadir besok, pembagiannya kami lakukan malam ini," ungkapnya kepada JawaPos.com, Sabtu (29/9).

Aria Bima menambahkan, karena kegiatan akan diadakan di sekitar area Car Free Day (CFD), pihaknya mengimbau kepada peserta agar tidak melintasi Jalan Slamet Riyadi selama CFD masih berlangsung. Tetapi, jika hanya untuk menyeberang jalan masih bisa ditoleransi.

"Kami mengarahkan untuk pintu masuknya lewat Baron atau selatan, tapi kalau lewat utara hanya boleh menyeberang saja," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Her Suprabu mengatakan, mengenai perizinan, semuanya sudah didapatkan. Tetapi untuk kegiatan besok, pihaknya tidak mengajukan izin, melainkan hanya sebatas surat pemberitahuan saja kepada pihak kepolisian dalam hal ini adalah Polresta Solo.

"Kami hanya mengajukan pemberitahuan kepada Polresta Solo, dan tembusan kepada Bawaslu dan KPUD. Sesuai surat, acara doa bersama untuk Donggala dan Palu, serta untuk pemilu damai," tandasnya. 

(apl/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up