JawaPos Radar

Ajak Millenials Nobar G30S/PKI, Bestari: Saya Sudah 20 Kali Nonton

30/09/2018, 06:15 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Ajak Millenials Nobar G30S/PKI, Bestari: Saya Sudah 20 Kali Nonton
Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus. (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Esok hari, Indonesia akan kembali memperingati peristiwa bersejarah yaitu G30S/PKI. Seluruh masyarakat sejenak akan diajak merenung untuk menghargai jasa pahlawan bangsa yang gugur kala itu.

Walaupun penuh dengan kekerasan, Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyarankan, para generasi millenial untuk menonton film tersebut. Tujuannya untuk lebih mengenal jasa dan sejarah bangsanya.

"Itu kan tontonan sejarah, tiap tahunnya diputar di TV. Selama hidup saya sudah lebih 20 kali nonton sudah tertanam di kepala. Ajakan nonton bareng itu harus ditujukan ke kaum millenial jangan yang tua-tua kayak saya," jelasnya saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (29/9).

Ajak Millenials Nobar G30S/PKI, Bestari: Saya Sudah 20 Kali Nonton
Diorama museum penghuanatan PKI. (Reyn Gloria/JawaPos.com)

Menurutnya, setelah reformasi sempat terjadi kekosongan ruang ideologi. Sebab, minimnya waktu pembelajaran terkait sejarah dan prosesnya lewat kurikulum. Maka, Bestari ingin generasi millenial mengingat pentingnya film ini.

"Kaum millenial harus diberikan masukan bahwa bangsa ini diperjuangkan oleh kakek neneknya zaman dulu, yang menyatukan kita adalah rasa yang sama, kenang-kenangan yang sama kakek nenek kita itu ditindas menyatu kemudian memproklamirkan kemerdekaan," terang Bestari.

Bestari menilai  jika rasa perjuangan dan semangat tidak dijaga, maka persatuan bangsa yang diikat oleh Pancasila akan semakin terkikis. Sebab, Bestari meyakini yang menyatukan masyarakat bukanlah ras, agama, atau golongan tetapi kenangan perjuangan para pahlawan.

"Untuk bisa merasakannya, perlu ada yang dilihat sejarah itu supaya mengingatkan bagaimana kita terbentuk. Cita-cita yang digaungkan ini yang membuat Negara dan Pancasila utuh. Ini yang seharusnya menjadi dasar berpikir anak muda," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up