JawaPos Radar

335 Tim Adu Cerdas di Olimpiade Sosiologi USU

29/09/2018, 17:20 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Olimpiade Sosiologi
OLIMPIADE: Olimpiade Sosiologi FISIP USU diikuti 335 tim dari Sumut dan Aceh. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) kembali menggelar Olimpiade Sosiologi. Kompetisi adu cerdas ilmu murni itu sudah kali kelima digelar sejak 2001.

Setiap perhelatannya, olimpiade sosiologi terus mengalami perkembangan. Di awal olimpiade hanya diikuti para pelajar SMA di Kota Medan. Olimpiade sosiologi terus melebarkan sayapnya. Medan, Binjai dan Deli Serdang di tahun berikutnya. Dan sampai tingkatan Sumatera Utara.

"Kali ini kita iuga mengundang peserta dari Aceh," kata Ketua Prodi Sosiologi Harmona Daulay, Sabtu (29/9).

Harmona mengatakan, olimpiade ini terus digelar agar minat para pelajar untuk melanjutkan kuliah di departemen Sosiologi semakin tinggi. Karena selama ini memang belum banyak yang mengenal sosilogi di FISIP. "Kita terus berupaya meningkatkan daya saing Sosiologi dengan departemen lainnya di FISIP," ujarnya.

Selama perjalanannya, Sosiologi memang terus melakukan inovasi. Tak ayal Sosiologi mendapat predikat akreditasi A beberapa waktu lalu. Peminatnya juga semakin banyak. "Setiap tahunnya ada peningkatan peminat di Sosiologi," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Olimpiade Sosiologi Yobel mengatakan, kali ini jumlah peserta yang ikut berasal dari 335 tim dari 90 sekolah. Termasuk 13 tim yang berasal dari Aceh. "Ini sebuah apresiasi. Olimpiade ke depan harus kita naikkan lagi grade-nya. Kalau bisa kita naikkan ke kelas nasional," ujarnya.

Olimpiade mempertandingkan ujian tertulis dan cerdas cermat soal sosiologi. Selain para pelajar, guru pendamping juga mengikuti sejumlah kegiatan. Mulai dari seminar hingga lomba essay. "Para guru pendamping juga dibekali pemahaman tentang pendidikan sosiologi," ujarnya.

Yobel juga mendorong para pelajar untuk memilih sosiologi sebagai pilihan pertama ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Khususnya di USU yang berakreditas A. "Sosiologi itu ilmu yang asyik. Ilmu sosial murni selain Antropologi," tandasnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up