JawaPos Radar

Soal Kelanjutan Pulau G, APL Tunggu Penjelasan Anies

29/09/2018, 16:25 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Soal Kelanjutan Pulau G, APL Tunggu Penjelasan Anies
APL tunggu penjelasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kelanjutan reklamasi Pulau G. (Yesika/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pulau G yang dikembangkan oleh PT Muara Wisesa Samudra menjadi salah satu pulau yang masih bisa dilanjutkan pembangunannya. Namun, untuk kelanjutan pengelolaannya pihak pengembang belum mendapat arahan lagi dari Pempov DKI Jakarta.

Sekretaris Perusahaan PT Agung Podomoro Land (APL) Justini Omas, sempat memberikan keterangan tertulis terkait sikapnya. APL angkat bicara dikarenakan PT Muara Wisesa Samudra merupakan anak perusahaanya.

"Pemberitaan pencabutan izin 13 pulau reklamasi paling tidak memperjelas mengenai kelanjutan pengembangan empat pulau yang sudah terbangun, salah satunya Pulau G. Nantinya akan lanjut pengembangannya dan diatur kembali tata ruang peruntukannya," terang Justini dalam keterangannya yang diterima JawaPos.com, Sabtu (29/9).

Secara tidak langsung, PT APL terkait dengan tiga pulau reklamasi. Pulau G melalui PT Muara Wisesa Samudra, Pulau I yang izin reklamasinya dipegang PT Jaladri Eka Paksi dan Pulau F yang dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo. Jakpro memiliki perjanjian kerjasama dengan anak perusahaan APL, PT Agung Dinamika Perkasa (ADP) untuk proyek reklamasi Pulau F.

"Kami akan memberikan update lebih lanjut sehubungan Pulau I setelah kami menerima dan mempelajari isi surat keputusan Gubernur DKI Jakarta dimaksud. Kami juga akan mempelajari kembali perjanjian kerjasama ADP dengan Jakpro sehubungan Pulau F," jelas Justini.

Status daripada pembangunan di Pulau G diketahui masih berhenti. Untuk kepastian dari kelanjutan proyek pengembangan Pulau G, APL akan menunggu arahan dari Pemprov DKI Jakarta yang akan mengatur peruntukan barunya kelak. "Kami percaya pemerintah akan menjaga sistem investasi yang baik," ujarnya.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya resmi mencabut izin prinsip pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Selain mencabut izin, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memastikan reklamasi dihentikan pengerjaannya pada 13 pulau itu.

Sementara itu, Anies menyatakan, empat pulau lainnya yang telah selesai dikerjakan dipastikan akan dikelola untuk kepentingan masyarakat. Hal pencabutan dilakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura).

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up