JawaPos Radar

Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter

29/09/2018, 15:57 WIB | Editor: Kuswandi
Gempa Sulteng
Korban gempa bumi di Sulteng, sebelum dievakuasi oleh petugas (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Gempa dengan kekuatan 7,4 skala richter dan tsunami menerjang Sulawesi Tengah khusunya di Kota Palu dan juga Kabupaten Donggala. Ratusan orang pun dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho ‎mengatakan, pihaknya mendapat laporan ada saksi yang melaporkan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala tingginya mencapai enam meter.

"Kita menemukan tsunami ternyata tingginya ada yang sampai enam meter. Kita mendapatkan laporan tadi," ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9).

Gempa Sulteng
Infografis gempa di Kabupaten Donggala dna Kota Palu, Sulteng (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Menurut Sutopo, salah satu saksi itu bisa melihat tsunami setinggi enam meter karena saat kejadian itu dia naik ke sebuah pohon untuk menyelamatkan diri.

"Ia menyelamatkan naik ke pohon dengan tinggi hampir enam meter," katanya.

Oleh karena itu BNPB akan terus berkoordinasi dengan para ahli dan juga saksi mata di lapangan untuk mengukur ketinggian tsunami tersebut. Termasuk juga faktor-faktor penyebabnya.

"Ini untuk melakukan pendataan tsunami juga, dan bagaimana faktor penyebabnya. Kemudian menjadi pembelajaran," ungkapnya.

‎Adapun dari gempa dan tsunami tersebut data sementara sebanyak 384 orang meninggal dunia. Kemudian korban luka-luka sebanyak 540 orang. Sementara ada sebanyak 29 orang hilang. Itu terdiri di Kelurahan Pantoan Induk, Kota Palu.

Jumlah korban dan luka-luka itu hanya data sementara dari Kota Palu. Sementara untuk Kabupaten Donggala belum mendapatkan informasi. Hal itu karena terputusnya akses komunikasi dan juga listrik padam.

Adapun korban meninggal dan luka luka dirawat di sembilan rumah sakit. Di antaranya:

1. RS Wirabuana Palu, 10 orang meninggal dan 184 luka
2. RS Masjid Raya, 50 orang meninggal dunia
3.‎ RS Bhayangkara, 161 meninggal dunia
4. S Pantoloan Indouk, 20 orang meninggal dunia
5. Kayumalue Pajeko, dua orang meninggal
6. RS Undata Mamboro Palu, 141 orang meninggal dunia dan 160 orang luka.
7. RS Woodward Palu, 28 orang luka-luka
8. RS Budi Agung Palu, 144 orang luka
9. RS Samaritan Palu, 54 orang luka.‎

(gwn/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 29/09/2018, 15:57 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 29/09/2018, 15:57 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 29/09/2018, 15:57 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 29/09/2018, 15:57 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 29/09/2018, 15:57 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 29/09/2018, 15:57 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 29/09/2018, 15:57 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up