JawaPos Radar

Video dari Malaysia Dipakai untuk Narasi Penganiayaan di Medan

29/09/2018, 15:37 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
Video dari Malaysia Dipakai untuk Narasi Penganiayaan di Medan
Video yang diunggah akun Twitter @RIF03590019 ‏untuk menarasikan kejadian penganiayaan terhadap anggota TNI-AU (Akun Twitter @RIF03590019 ‏)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah video seorang berparas Tionghoa tampak sedang menganiaya seseorang dengan benda tumpul. Sejumlah netizen di Indonesia menyebut peristiwa dalam video itu merupakan kejadian penganiayaan anggota TNI-AU di Medan.

"@ustadtengkuzul ini yang warga keturunan lakukan pada salah satu anggota TNI AU. TNI adalah harga diri Bangsa ini. Lebih baik putih tulang daripada putih mata. Ulama + TNI jaga NKRI dari rongrongan asing aseng dan PKI," tulis akun Twitter @RIF (@RIF03590019) mengomentari unggahan akun Twitter @ustadtengkuzul.

Nah, ternyata video penganiayaan tersebut sempat viral di luar negeri. Kebanyakan tersebar dengan narasi yang salah. "This Chinese place in Burma needs to be shut down. No human being needs to be treated like this. Being left for the dead on petty grounds!!," tulis akun Twitter Dominic Chimhavi (@Dchimhavi).

Video dari Malaysia Dipakai untuk Narasi Penganiayaan di Medan

Ada juga yang menyebut lelaki yang menganiaya itu kesal dengan korban yang telah mengencani seorang perempuan Tionghoa. Korban sendiri disebut sebagai mahasiswa asal Zambia. Faktanya, kejadian itu merupakan penganiayaan terhadap pencuri yang terjadi di Sarawak, Malaysia.

Memang, di Medan sempat terjadi penganiayaan yang dilakukan seorang pengusaha servis PlayStation terhadap anggota TNI-AU. Namun, tidak ada rekaman video penganiayaan tersebut. 

(gun/c10/fat)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up