JawaPos Radar

Pasrah Izin Reklamasi Dicabut, Ancol Kalkulasi Kerugian

29/09/2018, 14:44 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Pasrah Izin Reklamasi Dicabut, Ancol Kalkulasi Kerugian
Ilustrasi: PT Pembangunan Jaya Ancol masih kalkulasi kerugian akibat pencabutan izin prinsip pulau raklamasi. (Yesika/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menjadi salah satu pengembang dari 13 pulau reklamasi yang izinnya dicabut oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ketika dikonfirmasi pihak Ancol masih mempelajari dampak dari pencabutan itu.

Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Agung Praptono menyampaikan, kerugian pasti ada. Namun, pihaknya belum dapat menyebutkan karena masih dalam proses kalkulasi.

"Masih dipelajari ini dampaknya gimana, soalnya nggak bisa sehari dua hari. Kerugiannya lagi dikalkulasi, tapi kami terima dicabut, ya gimana," ujar Agung kepada JawaPos.com, Sabtu (29/9).

Pasrah Izin Reklamasi Dicabut, Ancol Kalkulasi Kerugian
Ilustrasi: Salah satu pulau reklamasi yang telah terbangun. (Dok. JawaPos.com)

Menurut Agung, tiga pulau yang dipegang izinnya diantaranya Pulau I, Pulau J, dan Pulau K. Rencanaya salah satu pulau itu akan dikembangkan menjadi tempat rekreasi. Namun, pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa karena semuanya keputusan ada di Pemprov DKI selaku pemegang kendali.

Agung menjelaskan, PT Pembangunan Jaya Ancol memang sudah lama tidak melakukan kegiatan dalam proyek reklamasi. Tepatnya setelah ada moratorium tiga menteri yang dilakukan pemerintah pusat.

"Jaman moratorium 3 Menteri itu kami sudah berhentikan, sudah nggak ada kegiatan soalnya kami taat aturan. Berharap ada jalan keluar ya, kalau Pemprov membuat keputusan pastinya ada jalan. Toh, Ancol kan BUMD kan," pungkasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up