JawaPos Radar

Izin Reklamasi Dicabut Anies, Jakpro: Sekarang Jadi Ngelamun Saja

29/09/2018, 14:40 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Izin Reklamasi Dicabut Anies, Jakpro: Sekarang Jadi Ngelamun Saja
Ilustrasi: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin prinsip 13 pulau reklamasi. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pencabutan izin prinsip 13 pulau reklamasi di Teluk Jakarta juga dialami oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Meski sedikit merugikan, BUMD DKI itu mengakui tidak masalah dengan pencabutan izin itu.

Corporate Secretary PT Jakpro Hani Sumarno menyatakan, akan patuh pada keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atas pemberhentian pembangunan pulau reklamasi tersebut.  

"Kerugiannya ya paling jadi ngelamun-ngelamun saja. Soalnya sudah rencana kan mau ngapain-ngapain. Namanya juga berencana, tapi tetap harus disiapkan segala sesuatunya kan ketika izin itu diperoleh," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (29/9).

"Dengan izin dicabut kami harus switch ke pekerjaan yang lain. Harus mengganti perencanaan yang sebelumnya sudah mau coba dilakukan," tambahnya.

Hani menjelaskan untuk PT Jakrpo mendapatkan konsesi pengelolaan Pulau F seluas 190 hektare dan Pulau O seluas 344 hektare.  Walau sudah mengantongi izin prinsip untuk reklamasi, Hani menjelaskan Jakpro belum melakukan pembangunan atau pengurukan pasir di pulau F.

Sehingga, ketika izin semuanya dicabut Hani pun menyatakan Jakpro hanya mengikut amanat pemegang saham. Jadi ketika dikatakan tidak dilanjutkan pihaknya hanya dapat menerima dan terus mengerjakan proyek lainnya.

"Intinya kami mematuhi keputusan Gubernur nggak ada masalah, perubahan pasti terus ada jadi semangat terus. Pulau tersebut juga masih jadi laut, bukan pada saat mendapat surat izin sudah melakukan banyak hal terkait fisik. Biarkan laut tetap jadi laut," tandasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up