JawaPos Radar

Keluarga Tidak Ada Kabar, Aspar Ingin Segera Bandara Palu Dibuka

29/09/2018, 14:08 WIB | Editor: Banu Adikara
Gempa Palu, tsunami Palu, gempa Donggala, tsunami Donggala, Aspar Jailolo, panjat tebing, Indonesia
Atlet panjat tebing Indonesia Aspar Jaelolo (kedua dari kanan) ingin segera bandara Palu dibuka. Ia ingin pulang untuk menengok keluarganya yang terkena musibah gempa. (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Atlet panjat tebing putra Indonesia Aspar Jaelolo tidak sabar menunggu dibukanya Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah. Aspar ingin secepatnya terbang ke sana untuk menengok sanak saudaranya yang baru saja mengalami musibah gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter dan tsunami.

"Saya sekarang masih berada di Jakarta. Saya masih menunggu kapan bisa segera pulang untuk mengetahui kondisi keluarga di sana," ucapnya, Sabtu (29/9).

Aspar mengaku tambah khawatir setelah melihat pemberitaan keadaan Palu yang porak poranda. Dia takut kampungnya di Donggala juga mengalami dampak yang sama. "Karena saat ini lebih banyak berita tentang gempa di Palu. Kalau Donggala beritanya tidak banyak karena memang akses ke sana rusak. Sulit masuk ke kabupaten Donggala," jelasnya.

Aspar juga sudah berusaha mencari tahu kabar keluarganya lewat tim search and rescue (SAR) dari Basarnas. Namun, hasilnya masih nihil.

"Keluarga besar saya, orang tua saya di sana. Dari tim SAR belum ada kabar sama sekali," tambah Aspar dengan nada penuh kekhawatiran.

Hingga berita ini diturunkan, Aspar masih terus berusaha berkomunikasi dengan keluarganya. Dia belum mendapatkan kabar dari mereka semua.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up