JawaPos Radar

Terkait Penyegelan Gereja di Jambi

Belum Bertemu Wali Kota, Jemaat Gereja Akan Ibadah di Tanah Lapang

29/09/2018, 11:35 WIB | Editor: Kuswandi
gereja
Ilustrasi: Tiga gereja di Kota Jambi disegel pemerintah setempat. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ribuan warga gereja di Kota Jambi berencana akan melakukan ibadah di tanah lapang, Minggu (30/9). Ini menyusul penyegelan tiga gereja di kawasan Simpang Rimbo, Kecamatan Alambarajo, Kota Jambi. Ketiga gereja yang disegel adalah Gereja Methodist Indonesia (GMI) Kanaan, Huria Kristen Indonesia (HKI), dan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA). 

Pimpinan Jemaat GKI Kanaan, Pendeta O Tampubolon menyayangkan sikap Wali Kota Jambi Syarif Fasha yang secara sepihak menyegel tempat ibadah umat kristiani. Menurutnya, seharusnya pemerintah daerah melakukan upaya hukum terkait langkahnya tersebut.

"Kalau dari segi hukum punya proses, kami menyesali ini," kata Tampubolon saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (29/8).

Menurut Tampubolon, saat ini warga gereja belum bisa bertemu dengan Syarif Fasha karena sedang berada di Banjarmasin. Sehingga belum bisa menemukan jalan keluar agar warga gereja mendapatkan hak untuk beribadah.

"Kami menuntut ingin di Kantor Wali Kota untuk beribadah, tapi sementara kita pakai tanah lapang yang kosong," ungkapnya.

Oleh karena itu, Tampubolon berharap pemerintah Kota Jambi dapat memberikan hak umat beragama agar dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tenang. "Sebab kalau masyarakat tidak ada tempat ibadah itu kewenangan pemerintah untuk menyelesaikannya," pungkasnya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi menyegel tiga gereja di Simpang Rimbo, Kota Jambi, Kamis (27/9), sesuai kesepakatan rapat dengan DPRD Kota Jambi, Polsek Kotabaru, Dinas Kesbanglinmas, dan perwakilan tiga gereja tersebut. 

Penyegelan tiga gereja tersebut menyusul ancaman warga sekitar akan melakukan aksi unjuk rasa ke tiga gereja tersebut, Sebab, warga sekitar menuntut penutupan tiga gereja tersebut karena tidak memiliki izin.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up