JawaPos Radar

Harga Bawang Merah di Malang Turun Rp 9 Ribu/kg

29/09/2018, 11:28 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Bawang Merah
Harga bawang merah di Pasar Besar Malang turun saat musim kemarau. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Malang mengalami penurunan pada musim kemarau. Salah satunya bawang merah. Dari sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 16 ribu per kilogram.

Pedagang bawang merah di Pasar Besar Malang Agus Salim mengatakan, harga bawang terus mengalami penurunan sejak satu bulan terakhir. "Sejak sebulan terakhir harga bawang terus turun, penyebabnya karena musim kemarau. Biasanya panen petani bawang melimpah, stoknya banyak, harga jadi murah," ujar Agus, Sabtu (29/9).

Selama ini, pedagang di Pasar Besar Malang mendapatkan pasokan bawang dari Probolinggo. Meski harganya murah, kualitas bawang yang dijual tetap bagus. "Berbeda jika musim hujan tiba, harga jual bawang merah cenderung mahal tapi kualitasnya kurang bagus," lanjutnya.

Saat musim hujan, banyak bawang yang busuk dan stoknya sedikit. Sehingga harganya akan mahal dengan kualitas tidak sebagus saat musim kemarau. "Harga bawang merah akan kembali naik saat memasuki musim penghujan nanti," ujar Agus.

Meski harga turun, penjualan bawang di Pasar Besar justru menurun. Saat harga mahal, Agus bisa menjual sekitar 100 kilogram bawang merah per hari. Namun saat ini penjualannya berkurang menjadi sekitar 80 kilogram per hari.

Menurut Agus, hal itu karena banyak pedagang keliling di kampung-kampung saat harga bawang murah seperti sekarang. "Jadi tidak banyak masyarakat yang beli di pasar. Kalau harganya mahal, tidak ada pedagang keliling. Otomatis pembeli belanjanya di pasar," ungkapnya.

Selain harga bawang merah, harga cabai rawit juga ikut turun. Kini berada di angka Rp 16 ribu per kilogram. Penyebabnya pun sama dengan bawang merah. Yakni, stok yang melimpah di musim kemarau.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up