JawaPos Radar

Kembangkan Jabar, Ridwan Kamil Siapkan Desa Digital Hingga

29/09/2018, 09:18 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Kembangkan Jabar, Ridwan Kamil Siapkan Desa Digital Hingga
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil siapkan program desa digital. ()
Share this image

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terus berinovasi untuk wujudkan Jabar Juara Lahir Batin. Tak hanya untuk perkotaan saja yang menjadi fokus, tetap pedesaan juga akan disentuh. Pengembangan pedesaan akan dilakukan dengan program desa digital.

Program desa digital menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan. Pasalnya program tersebut tidak hanya berurusan dengan internet. Melainkan, dengan memanfaatkan aplikasi digital atau online masyarakat desa bisa meningkatkan pendatapan serta meneguhkan potensi yang dimiliki oleh desanya.

"Saya sedang menyiapkan desa digital. Siapa bilang digital hanya di kota saja? Kami ubah peradabannya, mulai dari berkomunikasi hingga berdagang online," kata Kang Emil sapaanya di Bandung, Jumat (28/9).

Menurutnya tak hanya urusan wifi, melainkan mengubah cara berdagang, mengubah cara berkomunikasi, memetakan potensi, mempromosikan wisata desanya melalui sebuah digital ekosistem.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk Badan Cyber Province. Melalui badan ini, Emil bertekad akan membawa Jabar menjadi Provinsi Digital di Indonesia.

"Dalam tiga bulan saya sedang menyiapkan Badan Cyber Province untuk memastikan kami siap terhadap sisi gelap dunia cyber yang sering kali orang tidak perhatikan. Ini pertama di Indonesia," ujarnya.

Mantan Wali Kota Bandung, menututurkan dunia hari ini semakin kompetitif, sehingga kemampuan SDM harus ditingkatkan melalui digital skill dan kemampuan berbahasa Inggris. Selain itu, dunia juga semakin berbahaya dengan kaum ekstrimis seperti terorisme yang berawal dari kebencian yang datang melalui digital atau online.

"Dibalik semua positif dan optimisme itu ada dark side of digital. Jangan biarkan kami mencari obatnya, bantulah kami mencari solusi juga dengan teknologi," ucapnya.

Kang Emil menyebut dunia semakin kompetitif, sehingga kemampuan SDM harus ditingkatkan melalui digital skill dan kemampuan berbahasa Inggris. Bahkan dunia semakin berbahaya dengan kaum ekstrimis seperti terorisme yang berawal dari kebencian yang datang melalui digital atau online.

"Dibalik semua positif dan optimisme itu ada dark side of digital. Jangan biarkan kami mencari obatnya, bantulah kami mencari solusi juga dengan teknologi," ungkapnya.

Untuk diketahui, Badan Cyber Province berperan akan berperan sebagai benteng pertahanan untuk melindungi masyarakat secara digital agar merasa aman dan nyaman. Badan Cyber Province adalah salah instrumen untuk menangkal hal negatif dari dunia digital.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up