JawaPos Radar

Hari Jantung Sedunia

Gatot Selamatkan Jantung Anak dengan Lari Maraton

29/09/2018, 07:42 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
hari jantung sedunia, penyakit jantung, cegah penyakit jantung, kelainan jantung,
Penghargaan diberikan kepada Bapak Gatot Sudariyono pelari ultra marathon berusia 55 tahun yang dikenal dengan kegiatan lari jarak jauhnya demi menggalang dana untuk membantu sesama yang membutuhkan. (YJI)
Share this image

JawaPos.com - Ada anak-anak yang memang memiliki kelainan jantung bawaan sejak lahir. Selain terjuan langsung untuk pengobatan, ada cara lain yang bisa dibantu masyarakat untuk menyelamatkan anak-nakan dari penyakit jantung.

Salah satunya dilakukan Gatot Sudaryono. Gatot adalah pelari ultra maraton berusia 55 tahun, yang dikenal dengan kegiatan lari jarak jauhnya. Dengan kemampuan larinya, Gatot menggalang dana untuk membantu sesama yang membutuhkan. Kegiatan sehat dan mulia itu banyak disambut rekan lainnya yang turut berlari untuk beramal ini.

Jarak ratusan kilometer tersebut kali ini dia dedikasikan untuk pengobatan operasi jantung bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, melalui YJI. Menurut Gatot, masih banyak lagi anak-anak yang menanti uluran tangan agar dapat memberikan harapan hidup bagi mereka.

Untuk itu, dalam merayakan Hari Jantung Sedunia setiap 29 September, Yayasan Jantung Indonesia memberikan penghargaan kepada Gatot Sudariyono.

"Saya akan menyalurkan 100 persen dana yang berhasil dikumpulkan kepada Yayasan Jantung Indonesia, yang kemudian akan digunakan untuk membiayai operasi jantung anak-anak dari keluarga kurang beruntung yang lahir dengan cacat jantung bawaan," kata Gatot yang dikutip YJI dari jejaring maya situs crowdfunding, tempat Gatot menggalang dananya baru-baru ini.

Untuk mencegah penyakit jantung bawaan pada anak, sebelum memutuskan akan memiliki momongan sebaiknya rencanakan dengan baik kehamilan dan kelahiran buah hati. Pemberian nutrisi yang tepat akan mempengaruhi pembentukan organ-organ tubuh yang sempurna. Terutama pada 1000 hari pertama dari mulai nol hingga 2 tahun, merupakan masa pembentukan otak anak begitu cepat. Sedangkan pembentukan organ jantung ternyata sudah dimulai sejak sangat dini, yaitu pada usia kehamilan di hari ke 20-30.

Gatot Sudaryono merupakan salah satu dari YJI Runners. Seperti juga Eddy Angkawibawa dan Mila Marlina yang diteruskan oleh banyak lagi pelari lain, mereka berlari di berbagai lomba lari lokal dan internasional selama satu tahun untuk melakukan penggalangan dana bagi Yayasan Jantung Indonesia. Khususnya untuk operasi jantung kongenital bagi anak-anak dari keluarga tak mampu.

Hasil penggalangan dana dengan total Rp170 juta tersebut diserahkan kepada YJI dalam rangka memperingati World Heart Day 2018. Masih dalam rangka memperingati World Heart Day (Hari Jantung seDunia) yang jatuh pada tanggal 29 September 2018, YJI mengadakan kompetisi fotografi.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up