JawaPos Radar

Panduan Wisata Kuliner

9 Tempat Makan yang ada di Film Aruna dan Lidahnya

29/09/2018, 08:40 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
9 Tempat Makan yang ada di Film Aruna dan Lidahnya
Menyaksikan film 'Aruna dan Lidahnya' dijamin membuat lapar. Mulai dari rawon, soto lamongan, bakmi kepiting, hingga choi pan sepertinya memanggil untuk dimakan. (Imam Husein/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Menyaksikan film Aruna dan Lidahnya dipastikan membuat lapar. Bagaimana tidak, baru di awal film sudah dibuat ngiler dengan sop buntut yang dimasak Aruna. Ditambah lagi, sepanjang film diperlihatkan setidanya 21 menu makanan yang membuat perut membuat perut keroncongan.

Penasaran ingin mencoba masakan yang dinikmati Aruna, Bono, Nadezhda, dan Farish? Berikut 9 tempat makan yang ditayangkan dalam film Aruna dan Lidahnya. Selamat makan.

1. Nasi Cumi Depan Pasar Atom

Official Trailer Aruna & Lidahnya | 27 September 2018 Di Bioskop (YouTube/Palari Films)

Meskipun warung makan nasi cumi ini terbilang tidak besar dan terletak dekat pangkalan truk, rasanya dijamin menggoyang lidah. Apalagi, penyajiannya komplit dengan mie goreng, babat, empal, paru, usus, tahu telur, dan peyek udang. Jadi, tinggal pilih saja menu pelengkap si cumi.

Tertarik ingin mencoba, warung nasi cumi ini terletak di Jalan Waspada No.2-4, Bongkaran, Pabean Cantian, Kota Surabaya, Jawa Timur. Oh ya, jangan takut kehabisan karena warung ini buka 24 jam. Maklum, banyak supir truk yang juga makan di sini.

2. Depot Anda

Belum lengkap ke Surabaya tanpa mencoba rawon. Ingat rawon, maka harus ke Depot Anda. Rasa kuah kaldu sapinya yang otentik dipadukan dengan daging iga sapinya yang empuk dijamin bikin nagih.

Menariknya, Depot Anda buka dari jam 06.00 WIB. Tunggu apa lagi, manjakan lidah dan perut dengan sarapan satu mangkuk rawon dan nasi hangat di warung yang terletak di Jalan Walikota Mustajab no.74, Ketabang, Genteng, Surabaya, Jawa Timur ini.

3. Kacang Koah dan Tahwa Cak Rudi

Ingin camilan enak, Surabaya memiliki kacang kuah. Lebih enak lagi dimakan saat cuaca mendung atau gerimis karena biasanya disajikan dalam kondisi hangat.

Kacang kuah adalah kacang tanah yang dihidangkan bersama kacang kedelai dan tahwa. Tahwa adalah sejenis puding berwarna putih susu yang terbuat dari kacang kedelai. Kemudian, campuran itu disiram dengan kuah jahe yang hangat dan rasanya tidak terlalu manis.

Semakin lengkap jika kacang kuah ini disantap bersama cakwe. Ingin mencobanya? camilan ini biasanya dijajakan keliling. Salah satunya, di Jalan Raya Satelit Selatan Surabaya.

4. Soto Ayam Lamongan Cak Har

Satu lagi masakan khas Jawa Timur yang tak boleh terlewatkan, yakni soto lamongan. Sudah terbayang hangatnya kuah soto yang lezat disiram di atas soun, suwiran ayam, telor, bawang goreng, daun seledri, dan nasi. Semakin mantap, dengan taburan koya dan perasan jeruk nipis.

Salah satu tempat makan soto lamongan yang patut dicoba adalah milik Cak Har yang terletak di Jalan Arief Rachman Hakim, Keputihan, Sukolilo, Surabaya.

5. Campor Lorjuk Bu Iis

Bergeser ke Pamekasan, ada lorjuk. Sejenis kerang bambu dengan ukuran yang lebih kecil, lorjuk adalah endemik khas dari Pamekasan yang tak bisa ditemukan di daerah lain.

Dimasak dengan cara direbus, lorjuk akan mengeluarkan semacam kaldu yang gurih. Campor Lorjuk adalah makanan serupa soto, yakni lontong, soun, kacang oto, toge goreng, dan remahan peyek disiram dengan kuah gurih. Selanjutnya, ditaburi sejumput daging lorjuk.

Penasaran bagaimana rasanya? Silahkan datang ke warung Bu Iis yang terletak di Jalan raya Tanjung Pademawu, Mungging, Majungan, Pamekasan. Letaknya, persis di seberang home goods store.

6. Pondok Pengkang

Beranjak ke Pulau Kalimantan, salah satu makanan khas yang wajib dicicipi adalah pengkang. Makanan ini bahkan hanya ada satu-satunya di Indonesia, yakni di Pondok Pengkang yang terletak di Jalan Raya Peniti, Peniti Luar, Siantan, Pontianak, Kalimantan Barat.

Seperti apa rasanya? Pengkang ternyata adalah ketan santan yang berisi ebi. Kemudian, dibungkus daun pisang dan dijepit dengan bambu sebelum dibakar. Pengkang akan semakin nikmat dimakan bersama sabal kepah.

7. Bakmi Kepiting Achai

Dari 21 menu yang ditampilkan dalam film Aruna dan Lidahnya, semua pemain hingga produser sepakat juaranya adalah bakmi kepiting Achai.

Disajikan lengkap dengan capit kepiting, daging kepiting, dan telur kepiting, Bakmi Kepiting Achai dijamin membuat lidah bergoyang dan mulut dan berhenti mengunyah. Apalagi, ternyata mie-nya dibuat sendiri untuk menjamin ukuran dan kekenyalannya.

Siap ketagihan? Bakmi Kepiting Achai berada di Jalan Hijas, Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

8. Choi Pan Rumah Marga Tjhia

Termasuk vegetarian, maka menu yang satu ini tak boleh terlewatkan, yakni choi pan. Seperti dumpling, choi pan di sini berisi sayuran.

Menariknya, dalam satu loyang besar choi pan yang disajikan berisi 30 potong dengan 3 cita rasa yang berbeda, yakni bengkoang, kucai, dan rebung. Selain itu, choi pan di Rumah Marga Tjhia istimewa karena selalu disajikan hangat lengkap dengan saus kecap spesial.

Ingin mencobanya, langsung saja datang ke Jalan Budi Utomo no.36, Condong, Singkawang, Kalimantan Barat. Tetapi, jangan datang malam hari karena rumah makan ini tutup jam 18.00 WIB.

9. Toko Kopi Nikmat

Ingin minum kopi sambil menyantap camilan, maka Toko Kopi Nikmat bisa menjadi pilihan. Tak hanya kopinya yang spesial, toko ini juga menyediakan camilan kecil, seperti bolu, risoles, kue soes, dan berbagai jajanan lainnya yang tak ditemukan di Jakarta.

Penasaran dengan kue-kue di toko ini, silahkan mampir ke Jalan Sejahtera, Singkawang Barat, Melayu, Singkawang, Kalimantan Barat.

(str/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up