JawaPos Radar

Bakar Daun Tebu Lalu Menjalar ke Dua Bangunan, Polisi Cari Pelaku

28/09/2018, 21:16 WIB | Editor: Dida Tenola
Bakar Daun Tebu Lalu Menjalar ke Dua Bangunan, Polisi Cari Pelaku
Dua petugas Damkar tengah memadamkan api di Turen. (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Gara-gara daduk alias daun tebu kering, dua tempat usaha di Turen, Kabupaten Malang dilalap si jago merah, Jumat (28/9). Warung kopi 'Omah Kopi' milik Sendik Purwanto dan home industry pembuatan sangkar burung milik Koirduin terbakar.

Kebakaran itu berawal ketika warga yang belum diketahui identitasnya membakar daduk di sebuah lahan. Cuaca panas yang terik ditambah embusan angin membuat api dengan cepat merembet ke tempat usaha di sekitarnya.

Kepala Seksi Badan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PPBK) Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Malang Agus Suyanto menjelaskan, saat mengetahui informasi adanya kebakaran pihaknya langsung berkoordinasi dengan PT Pindad untuk memadamkan api.

Api baru dapat dipadamkan setelah empat tangki mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi kejadian. "Beruntung api cepat ditangani. Tidak ada korban jiwa," kata Agus. 

Laki-laki yang biasa disapa Ambon itu menambahkan, di tempat usaha sangkar burung itu, terdapat beberapa kaleng tiner. Beruntung tim pemadam kebakaran dibantu masyarakat  langsung dengan cepat memadamkan api sehingga kemungkinan kebakaran hebat tidak sampai terjadi.

Atas kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 800 juta untuk warung Omah Kopi dan Rp 300 juta untuk tempat usaha sangkar burung.

Sementara itu, Kassubag Humas Polres Malang Ipda Eka Yuliandri Aska, menjelaskan, petugas kepolisian masih melakukan lidik untuk perkara ini. Polisi, masih mencari oknum pembakar daduk yang berakibat pada terbakarnya dua unit tempat usaha. "Petugas dari Polsek Turen sudah datang ke lokasi, sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi," tegasnya.

 

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up