JawaPos Radar

Dilaporkan Pengurus Gerindra, Wali Nagari Pendukung Jokowi Tak Gentar

28/09/2018, 20:41 WIB | Editor: Budi Warsito
Dilaporkan Pengurus Gerindra, Wali Nagari Pendukung Jokowi Tak Gentar
Wali Nagari yang tergabung Asosiasi Wali Nagari (Aswana) Kabupaten Dharmasraya saat mendeklarasikan dukungan terhadap Jokowi (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah Wali Nagari (desa) di Kabupaten Dharmasraya dilaporkan pengurus Gerindra ke pihak Badan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar). Pelaporan ini adalah, buntut dari aksi deklarasi dukungan Wali Nagari terhadap Pasangan Calon (Paslon) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang berlangsung Kamis (27/9) lalu.

Menanggapi laporan itu, Henrianto salah seorang Wali Nagari yang tergabung dalam Asosiasi Wali Nagari (Aswana) Kabupaten Dharmasraya mengatakan, deklarasi tersebut murni atas keingan pribadi masing-masing Wali Nagari tanpa paksaan dari pihak manapun.

"Yang deklarasi pribadi kami masing-masing Wali Nagari. Jadi, kalau ada sanksi, kami siap menerima konsekuensinya," kata Henrianto saat dihubungi, Jumat (28/9) sore.

Wali Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung itu membenarkan, ia bersama puluhan Wali Nagari lain telah resmi mendeklasikan diri mendukung Capres Jokowi pada hari Kamis (28/9) lalu. Menurutnya, Kabupaten Dharmasraya memiliki 52 Nagari. Namun, lima Nagari saat ini dipimpin Pj yang berstatus ASN.

"Selain Pj itu, semua Wali Nagari mendukung Jokowi," bebernya.

Henrianto juga menampik kabar tentang keinginan Wali Nagari mendukung Jokowi lantaran Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan adalah kader PDI-Perjuangan yang sejatinya pendukung Jokowi. Ia menegaskan, dukungan tersebut lahir karena efek pembangunan yang dirasakan masyarakat di Nagari.

"Dukungan ini bentuk terimakasih kami pada pemerintah kabupaten dan pusat. Dengan kucuran dana pusat, pembangunan infrastruktur jalan, akses pertanian masyarakat di Dharmasraya kian membaik," katanya.

Atas perhatian pemerintah pusat itu, Wali Nagari di Dharmasraya kembali menginginkan Indonesia dipimpin Jokowi. Sehingga kesejahteraan masyarakat di Nagari atau desa kian meningkat.

Sebelumnya, pengurus Partai Gerindra Sumbar menemukan sejumlah kejanggalan yang disinyalir mengarah kepada pelanggaran kampanye jelang Pilpres 2019. Salah satunya soal Wali Nagari se Kabupaten Dharmasyara yang mendeklarasikan diri mendukung paslon nomor urut 1, Joko Widodo- Ma'ruf Amin.

Sekrestaris Gerindra Sumbar, Desrio Putra mengatakan, aksi Wali Nagari se Kabupaten Dharmasyara beberapa hari lalu, jelas melanggar Pasal 282 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang menyebutkan, pejabat negara, pejabat struktural dan pejabat fungsional dalam negeri, serta kepala desa dilarang membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta Pemilu selama kampanye.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, dirinya bersama pengurus Gerindra Sumbar lainnya melaporkan kejadian tersebut ke pihak Bawaslu Sumbar.

"Dukungan telah merembes ke Wali Nagari. Ini baru di Kabupaten Dharmasrsya, nanti akan ada kabupaten-kabupaten lain berbuat hal sama. Padahal itu tidak dibolehkan aturan pemilu," kata Desrio saat memberikan laporan pelanggaran kampanye Pilpres 2019 di kantor Bawaslu Sumbar, Jumat (28/9).

Selain berpotensi pidana pemilu, tindakan Wali Nagari se kabupaten Dharmasraya dianggap merugikan pasangan calon Prabowo-Sandi. "Makanya, kami datang ke  Bawaslu, agar bisa mengambil tindakan dan pemeriksaan terhadap semua yang terkait. Jika memang nantinya diputuskan diputuskan adanya indikasi pidana pemilu, tentu harus diproses sesuai dengan hukum," ujarnya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up