JawaPos Radar

Kecelakaan di Tol Sumo, Kapolres Tulungagung Terima Santunan

28/09/2018, 19:19 WIB | Editor: Dida Tenola
Kecelakaan di Tol Sumo, Kapolres Tulungagung Terima Santunan
Kondisi mobil Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar yang ringsek setelah menabrak truk tronton di Tol Sumo. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com– Kondisi Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dan sopirnya Bripda Tomi sudah berangsur membaik. Mereka masih menjalani proses pemulihan RS Bhayangkara, Surabaya. Polda Jatim memastikan akan menanggung biaya pengobatan.

Penanggungan biaya dilakukan sesuai aturan pemerintah yang akan disalurkan melalui Jasa Raharja. Selain itu, tanggungan biaya juga akan diberikan pihak Polda Jawa Timur sebagai institusi kedinasan.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombespol Frans Barung Mangera menerangkan, selain menanggung semua biaya pengobatan dan perawatan, juga ada santunan. "Untuk sopir (Bripda Tomi,Red) dan Kapolres Tulungagung akan diberi santunan melalui Jasa Rahrja,” terang Barung kepada JawaPos.com, Jumat (28/9).

Barung tidak menjelaskan secara rinci berapa nominal santunan semua korban kecelakaan di Jalan Raya Tol Sumo itu. "Besarannya tergantung keputusan pemerintah. Tapi biasanya di atas Rp 25 juta," jelasnya.

Secara terpisah Kasubag Sumbangan Wajib, Humas, dan Hukum Jasa Raharja Jawa Timur Heri Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya sudah menransfer dana santunan. Dana santunan diserahkan kepada ahli waris kedua korban tewas, Anggi Sukendar dan Bripda Lutfi.

Masing-masing mendapat santunan Rp 50 juta. "Itu besaran maksimal. Sesuai peraturan menteri keuangan nomer 15 dan 16 thn 2017," ujar Heri. 

Tak hanya korban tewas, santunan juga diberikan kepada Tofik dan Bripda Tomi. Santunan tersebut merupakan biaya pengganti perawatan dan pengobatan hingga sembuh. Besarannya, masing-masing maksimal Rp 20 juta. 

Selain itu, ada juga penggantian biaya pertolongan pertama saat kedua korban sempat dirawat di RS Citra Medika Mojokerto. Besarannya, maksimal Rp 1 juta. "Itu untuk perawatan pertolongan pertama. Tapi belum kami bayarkan.  Nanti pihak rumah sakit yang akan keluarkan tagihan kepada Jasa Raharja," pungkasnya.

 

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up