JawaPos Radar

Dua Perampok Ditembak Polisi Usai Kuras Harta Korban

28/09/2018, 19:13 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dua Perampok Ditembak Polisi Usai Kuras Harta Korban
Dua pelaku saat diamankan Satreskrim Polres Lahat. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Dua dari tiga pelaku Perampok sadis akhirnya berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Lahat setelah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Keduanya Er Nawan, 42, dan Firhandi, 39, terpaksa ditembak polisi karena melawan.

Kedua pelaku yang tercatat sebagai warga Desa Pulau Panggung, Kecamatan Pajar Bulan, Lahat ini ditangkap karena melakukan perampokan. Mereka menguras harta korban sebesar Rp 190 juta beserta barang berharga lainnya.

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Satria Dwi Darma mengatakan, kedua perampok melakukan aksinya di rumah korban Irhamuddin, 37, warga Desa Gunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, Lahat, Minggu (2/9).

Pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Namun, aksi tersebut diketahui hingga akhirnya korban disekap dan diikat menggunakan kain.

Dari aksi tersebut, pelaku berhasil menguras harta korban mencapai Rp 190 juta beserta barang-barang penting.

"Saat ini kami masih mencari pelaku ketiga yakni SM," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (28/9).

Ia menerangkan penangkapan kedua tersangka ini berawal dari informasi warga tentang keberadaan pelaku. Kemudian, pihaknya langsung mendatanginya dan menangkap pelaku Er Nawan, Jumat (28/9). 

Pelaku sempat memberikan perlawanan bahkan mencoba menembak dengan pistol rakitan hingga akhirnya petugas kepolisian melumpuhkan pelaku tersebut.

Setelah menangkap tersangka Er Nawan, satu jam kemudian, pihaknya juga berhasil menangkap tersangka Firhandi di Desa Pulau, Kecamatan Pajar Bulan. Pelaku juga terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melarikan diri.

"Barang bukti yang kami sita dari kedua pelaku yakni sepucuk pistol rakitan, senjata tajam, dan barang-barang hasil perampokan," ujarnya.

Atas aksi perampokan tersebut, kedua tersangka diancam pasal 365 KUHP. "Hukumannya diatas tujuh tahun penjara," singkatnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up