JawaPos Radar

Cinta Indonesia, Prilly Latuconsina Sebut di Milan Juga Macet

28/09/2018, 18:44 WIB | Editor: Novianti Setuningsih
Cinta Indonesia, Prilly Latuconsina Sebut di Milan Juga Macet
Prilly Latuconsina menyebut di Milan, Italia, juga ada tempat kotor dan kemacetan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Prilly Latuconsina mengaku senang bisa diundang menghadiri Milan Fashion Week, yang berlangsung pada 19-25 September 2018, di Milan, Italia. Kesempatan mengunjungi Milan pun dimanfaatkan Prilly untuk melihat-lihat kota fashion tersebut.

Kepada awak media, Prilly mengungkapkan ternyata Milan tak berbeda jauh dengan beberapa kota besar di Indonesia. Di sana, juga ditemukan tempat kotor dan jalanan macet, seperti di Jakarta.

"Di sana (Milan) biasa aja, kota biasa aja. Orang bilang nggak cinta sama Indonesia, sama aja. Di sana ada macet, kotor, dan lain-lain. Di Milan dan Amerika ada spot yang kotor. Tapi, aku nggak telusuri tempat turis. Aku jalan sebisanya aja," kata Prilly yang ditemui saat 10 th anniversary Wanda House Of Jewels, di Lamoda Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).

Cinta Indonesia, Prilly Latuconsina Sebut di Milan Juga Macet
Prilly mengunggah fotonya yanng diambil diam-diam saat sedang makan di salah satu sudut kota Milan, Italia. (Instagram/prillylatuconsina96)

Satu hal yang tak terlupakan buat Prilly adalah dia tak bisa berhenti makan. Menurut Prilly, kesempatan berkunjung ke luar negeri adalah saatnya mencoba kuliner dari negara tersebut. Menariknya, selama di Milan, Prilly mengaku justru banyak mencoba kuliner di restoran kecil dan jajanan pinggir jalan.

"Makan mulu. Kayak aku no diet di Eropa dan Amerika. Harus patut dicoba makanannya. Sampai Indonesia harus diet lagi. Di Milan, makan pasta. Makan bukan di restoran besar, tapi restoran kecil. Makan pasta, pizza, dan segala macam roti, cokelat," ungkap Prilly.

Saat makan di pinggir jalan itu kemudian diunggah Prilly ke akun Instagram pribadinya. Dalam foto hasil candid tersebut, terlihat Prilly tengah duduk di sudut suatu bangunan sambil menikmati potongan ayam goreng.

"Pas mau makan junkfood murah meriah, Euro mahal. Jadi aku ide, ada junkfood dan murah. Terus tempat makan penuh. Malas pakai heels, ya udah duduk dipinggir jalan. Orang juga cuek kan di situ. Temen aku iseng fotoin aku. Yah itu lah diri aku, aku nggak pernah jaim. Makan pakai tangan duduk pinggir jalan," lanjut Prilly.

Lebih lanjut, Prilly mengatakan kesempatan ke Milan lebih dimanfaatkan untuk mencicipi kuliner dibandingkan belanja pernak-pernik fesyen bermerek.

(agi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up