JawaPos Radar

Bakti Kemenkominfo Tetapkan Tarif Palapa Ring Barat, Ini Skemanya

28/09/2018, 18:25 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Palapa Ring Barat, Tarif Palapa Ring Barat, Kemenkominfo Palapa Ring
Ilustrasi: jaringan kabel fiber. (Mike Segar/Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Badan Aksesibiltas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menetapkan tarif penggunaan layanan jaringan serat optik Palapa Ring Paket Barat. Ini dilakukan setelah Palapa Ring Paket Barat resmi beroperasi sejak Maret 2018.

Dalam keterangan resmi yang diterima JawaPos.com, Jumat (28/9), terdapat dua tarif penggunaan Palapa Ring Paket Barat. Pertama yaitu tarif penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth, sedangkan kedua tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark fibre.

Penetapan tarif penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth itu berdasarkan nilai investasi, harga pasar, dan jumlah pengguna jasa. Setiap pengguna jasa penyediaan kapasitas pita lebar atau bandwidth hanya dapat menggunakan kapasitas pita lebar atau bandwidth maksimal sebesar 10 Gbps.

Palapa Ring Barat, Tarif Palapa Ring Barat, Kemenkominfo Palapa Ring
Skema tarif layanan Palapa Ring Barat. (Istimewa/Kemenkominfo)

Adapun tarif penyediaan kabel serat optik pasif atau dark ditetapkan berdasarkan pertimbangan biaya per unit layanan dengan memerhatikan nilai investasi, panjang dan lokasi kabel, serta harga pasar. Untuk kebutuhan promosi dan uji coba pemanfaatan layanan, Bakti dapat menetapkan tarif layanan sampai dengan Rp 0,00 (nol rupiah) dengan jangka waktu tertentu.

Sebagai proyek infrastruktur telekomunikasi berupa pembangunan serat optik di seluruh Indonesia, Palapa Ring terdiri atas tujuh lingkar kecil serat optik (untuk wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi, dan Maluku) dan satu backhaul untuk menghubungkan semuanya.

Pita Lebar atau Bandwidth dikatakan menjadi nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps), dalam waktu tertentu. Sementara Dark Fiber adalah kabel serat optik pasif dipakai untuk merujuk pada core fiber optik single mode yang sudah terpasang tetapi ujung-ujungnya belum terhubung ke perangkat apapun.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up