JawaPos Radar

Pastikan Hak Murid Terpenuhi, KPPAD Kepri Sambangi Guru SD Melati

28/09/2018, 18:10 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pastikan Hak Murid Terpenuhi, KPPAD Kepri Sambangi Guru SD Melati
Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial (tengah) ketika berdialog dengan para guru di depan gedung DPRD Kota Batam. (Boni/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau (Kepri) memantau langsung proses belajar mengajar siswa SD Melati Indah di lobi gedung DPRD Kota Batam, Batam Centre, Batam. Kedatangan KPPAD ini ingin mencari informasi dari para guru terkait tujuan belajar yang sudah berjalan sekitar dua minggu ini.

Komisioner KPPAD Kepri, Erry Syahrial yang menemui para guru menjelaskan, dalam prosesnya ia masih menjalani dialog dengan para guru. "Sebelumnya sudah bertemu para siswa, sekarang kita berdialog dengan kepala sekolah dan guru-guru," kata Erry ketika ditemui di depan gedung DPRD Kota Batam pada Jumat (28/9).

Erry mengatakan, kedatangannya ingin mastikan bahwa hak belajar para murid tidak terbuang karena proses belajar yang juga terbilang tidak maksimal. Terkait dengan indikasi tersebut, Erry menjelaskan bahwa ia masih mendalami informasi dari berbagai pihak.

Adapun hasil dialog, Erry mengaku, para guru menginginkan sekolah yang sebelumnya tergusur bisa dibangun kembali. Solusi yang ditawarkan pemerintah, lanjut Erry masih belum membuat para guru tenang karena hanya menjamin kepastian belajar anak. Sementara nasib para guru sekolah yang terletak di kawasan Baloi Kebun, Batam Centre, Batam ini belum jelas.

"Masih melihat dulu, apa yang menjadi latarbelakang mereka sekolah di sini, jangan sampai nantinya justru merenggut hak anak, itu yang kita tidak inginkan," kata Erry lagi.

Lebih jauh, Erry melanjutkan ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam terkait permintaan para guru. Ia menekankan bahwa kelangsungan belajar para siswa harus menjadi prioritas, sehingga hal-hal yang mengganggu belajar murid harus segera diselesaikan.

Sebelumnya diberitakan, siswa SD Melati ini belajar di lobi DPRD Kota Batam karena gedung sekolah mereka digusur oleh pengembang, sehingga tidak memiliki tempat belajar. Disdik Kota Batam telah menawarkan agar para siswa dipindahkan di sekolah negeri terdekat supaya proses belajar siswa tidak terganggu. Namun para guru mengharapkan sekolah mereka kembali dibangun, karena itu solusi terbaik menurut para guru.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan menjelaskan, bahwa sekolah yang berdiri sejak 2003 tersebut bel memiliki izin, sehingga tidak bisa diupayakan agar dibangun kembali.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up