JawaPos Radar

BIN Ingin Habib Rizieq Segera Pulang Ke Tanah Air

28/09/2018, 16:47 WIB | Editor: Imam Solehudin
Habib Rizieq Shihab
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. BIN membantah adanya campur tangan soal pencegahan Habib Rizieq di Arab Saudi. (Ist/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Badan Intelijen Nasional (BIN) angkat bicara terkait pencegahan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. BIN memastikan tak ikut campur. Juru Bicara BIN Wawan Purwanto menegaskan, kabar jika BIN merekayasa dan memengaruhi Pemerintah Arab Saudi adalah hoaks.

"Pemerintah Indonesia justru ingin agar Rizieq Shihab segera kembali ke Tanah Air guna menuntaskan masalahnya. Makin cepat kembali ke Tanah Air akan lebih baik," ujar Wawan dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (28/9).

Menurut Wawan, masalah isu cekal oleh pihak Arab Saudi sama sekali tidak ada hubungannya dengan BIN dan pemerintah. Sebab hal itu adalah otoritas negara berdaulat, bukan atas permintaan ataupun tekanan negara lain.

"Pemerintah Saudi sendiri menyatakan tidak ada masalah dengan Rizieq Shihab dan tidak pernah mencekal, hal ini sudah jelas. Tidak perlu menuding BIN, Polri maupun Kemenlu," katanya.

"Jika menurut Rizieq Shihab masih ada masalah lain maka sebaiknya segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Makin berlarut-larut maka akan memunculkan banyak spekulasi," tambahnya.

Wawan mengatakan, BIN bertugas melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam hal ini BIN juga harus menjaga keselamatan Rizieq Shihab.

Bahkan Wawan menegaskan, lembaga yang dikepalai oleh Jenderal Pol Budi Gunawan itu tidak pernah membatasi kegiatan Rizieq Shihab baik di Indonesia, di Arab Saudi, maupun di negara lain yang dikunjungi. Pertemuan sejumlah tokoh dengan Rizieq Shihab di Saudi adalah hak setiap warga negara dan bukan masalah.

"BIN tidak mempersoalkan afiliasi politik Rizieq Shihab. Sebab sebagai negara demokratis, Rizieq Shihab bebas menentukan arah pilihan politiknya," pungkasnya.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up