JawaPos Radar

Tidak Dukung Capres-Cawapres, Garuda: Kampanye Partai Sangat Sulit

28/09/2018, 16:33 WIB | Editor: Kuswandi
Pilpres 2019
Ilustrasi: Pilpres 2019 (Koko/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) yang merupakan partai baru dalam Pemilu 2019 tidak mendukung salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Alasannya karena ingin fokus pada parlementary treshold sebesar empat persen.

"Partai Garuda tidak mengkampanyekan capres-cawapres, karena mengkampanyekan partai sangat sulit," kata Sekjen Partai Garuda Abdullah Mansuri dalam diskusi 'Fokus Parlemen Treshold 4% Pemilu 2019, Partai Baru di Simpang Jalan' di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/9).

Abdullah menjelaskan, Garuda sebagai partai baru tidak berdiri secara tiba-tiba dan sudah memiliki basis di sejumlah daerah. Menurutnya, Garuda bekerja secara tenang dan tidak terlalu ramai seperti PSI, Perindo dan Berkarya.

Bahkan menurut Abdullah, banyak yang mengira kalau Garuda tidak lolos menjadi partai peserta pemilu. Ini karena cara kerja Garuda yang hanya menggerus isu lokal.

"Partai Garuda, kami hanya membangun isu secara lokal dan sektoral, contoh pedagang pasar mereka di gusur ini yang kami dampingi," ungkapnya.

Kendati tidak memiliki tokoh yang dikenal publik, lanjut Abdullah, pihaknya optimis bakal menduduki kursi DPR RI. "85 persen anggota kami belum pernah terjun politik praktis, mereka tokoh lokal yang mau bergabung partai kami," pungkasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up