JawaPos Radar

Trump Setuju Solusi Dua Negara bagi Israel-Palestina

28/09/2018, 17:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
solusi dua negara, yerusalem, trump,
Donalp Trump pada Rabu, (26/9), mengatakan, AS menginginkan solusi dua negara untuk mengatasi konflik antara Israel-Palestina (BBC)
Share this image

JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (26/9) mengatakan bahwa AS menginginkan solusi dua negara untuk mengatasi konflik antara Israel-Palestina. Pemerintahannya menyetujui solusi bagi kedua negara apabila kedua negara itu sepakat berdamai.

Saat bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump mengumumkan rencana perdamaian pada dua sampai tiga bulan ke depan. Ia juga mengungkapkan solusi dua negara adalah solusi terbaik bagi kedua belah pihak.

Dilansir Reuters pada Kamis (27/9), Trump mengaku sangat terbuka dengan solusi dua negara. Ia mengatakan, solusi dua negara dapat terlaksana apabila menjadi keinginan dua negara itu sendiri. Ia pun merasa bahagia melihat kedua negara itu menemukan jalan keluar.

solusi dua negara, yerusalem, trump,
Status Yerusalem merupakan masalah utama bagi konflik kedua negara tersebut, Israel-Palestina. Kedua belah pihak saling mengakui bahwa Yerusalem merupakan ibu kota negara mereka masing-masing (The Jerusalem Post)

“Jika Israel dan Palestina menginginkan bersatu, itu adalah hal yang bagus menurut saya. Namun apabila mereka tetap ingin menjadi dua negara terpisah, itu juga baik menurut saya,” kata Trump.

Netanyahu berharap, Palestina mengakui bahwa Israel merupakan negara Yahudi di masa mendatang. Namun Palestina mengatakan, dengan adanya hal itu menunjukkan Israel tidak serius dengan rencana perdamaian. Keraguan juga tampak dari sikap Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memindahkan kedutaannya ke sana pada Desember 2017.

Bagi Trump, menjadi bagian dari perdamaian dua negara tersebut merupakan salah satu mimpinya sebelum masa jabatannya habis pada 2021 nanti. Ia juga menyampaikan, tidak ingin mengurusi urusan perdamaian Israel-Palestina pada jabatannya di masa depan.

Diketahui, status Yerusalem merupakan masalah utama bagi Israel-Palestina. Kedua belah pihak saling mengakui bahwa Yerusalem merupakan ibu kota negara mereka masing-masing.

(am1/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up