JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Mental Atlet Lawn Bowl Terus Digenjot Lewat Simulasi Tanding

28/09/2018, 13:42 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Para Games 2018, lawn bowl, Indonesia
Pelatih timnas lawn bowl Indonesia Ishlahuzzaman (Bintang Rahmat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemberian menu latihan bagi para atlet tidak boleh sembarangan. Sebab jika dilakukan dengan asal-asalan, hasil yang didapat tidak maksimal, bahkan justru cenderung menurun.

Terlebih saat menghadapi ajang sebesar Asian Para Games 2018. Pelatih harus benar-benar memperhatikan apa saja yang dibutuhkan oleh para atlet agar dapat meningkatkan performanya. Hal tersebut turut dilakukan oleh pelatih lawn bowl, Ishlahuzzaman. Dia tidak dapat langsung memberikan menu latihan berupa simulasi tanding.

"Kita harus adaptasi lapangan dulu. Jadi tidak bisa langsung melakukan simulasi tanding. Misal latihan tiga hari sudah bisa adaptasi, baru dapat dilakukan simulasi," katanya.

Islahuzzaman mengatakan, simulasi kompetisi juga bukan hanya dilakukan untuk meningkatkan permainan para atlet saja, tapi juga untuk melatih mental para atletnya. Ishlahuzzaman tidak ingin mental pemainnya harus turun menghadapi lawan kuat, mengingat dalam pertandingan tersebut akan berkumpul lawan-lawan kuat dari berbagai penjuru Asia.

"Misal anak asuh saya bermain melawan musuhnya, anggap mereka orang Korea Selatan atau Hongkong. Jika mereka dapat fokus dan menang, berarti mental mereka siap. Mentalnya dilihat juga kalau kalah. Karena tiap malam kita evaluasi," tambahnya.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up