JawaPos Radar

Anak Buah Megawati Sebut Perseteruan Cebong Vs Kampret di Medsos Abadi

28/09/2018, 13:32 WIB | Editor: Estu Suryowati
Anak Buah Megawati Sebut Perseteruan Cebong Vs Kampret di Medsos Abadi
Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 1. Sementara pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan nomor urut 2 di Pilpres 2019. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Memasuki masa kampanye, pendukung kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden saling serang di media sosial (medsos). Cebong, begitu pendukung Jokowi-Ma'ruf biasa disebut, tak henti-hentinya berseteru dengan Kampret, pendukung Prabowo-Sandi.

Melihat fenomena tersebut, Direktur Program Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Ario Bimo memprediksikan, perseteruan Cebong dan Kampret di medsos takkan pernah usai. Pasalnya, perseteruan tersebut bermula cukup lama, tepatnya dari kekalahan Prabowo di Pilpres 2014 silam.

"Di media sosial Cebong dan Kampret ini tak pernah selesai berseteru, karena proses kampanye 2014 itu terlalu saling ejek, bertikai, saling memberi warna kampanye perkelahian dan perseturuan," ujar Aria Bimo di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Jumat (28/9).

Oleh sebab itu, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengaku pertikaian dan saling ejek di medsos harus segera dihentikan. Bimo menambahkan, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin sudah mengarahkan para juru bicara untuk bisa melakukan kampanye lebih positif.

Para jurkam juga diimbau untuk tidak melakukan hal-hal yang bisa menyulut emosi pendukung kedua kubu. "Jubir itu akan lebih diarahkan ke tipe karakter yang lebih smart, smile dan memberikan warna tidak memunculkan permusuhan," katanya.

Aria Bimo pun mempersilakan Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) mengawasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. Itu dilakukan sebagai komitmen untuk menghentikan pertikaian Cebong versus Kampret di medsos.

"Jadi Bawaslu dan KPU kami persilakan untuk awasi kami," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up