JawaPos Radar

Dilaporkan ke Bareskrim, Denny Siregar: Senyum Saja

28/09/2018, 13:10 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Dilaporkan ke Bareskrim, Denny Siregar: Senyum Saja
Almarhum Haringga Sirla. (Gobang Mahardhika/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pegiat media sosial Denny Siregar dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Aliansi Santri Indonesia. Pelaporan ini dikarenakan cuitan Denny di akun Twitter pribadinya yang diangap menistakan agama.

Atas laporan terhadap dirinya, Denny Siregar menanggapi santai hal tersebut. Menurutnya semua orang memiliki hak untuk melaporkan. Dia seakan bertaruh siapa yang lebih kuat dalam hal itu.

"Semua orang berhak melaporkan, saya juga berhak kok melaporkan. Tinggal lihat nanti siapa yang bawa bukti paling kuat, begitu saja," ucap Denny saat dihubungi JawaPos.com Jumat (28/9).

Dilaporkan ke Bareskrim, Denny Siregar: Senyum Saja
Cuitan Denny Siregar yang dianggap menistakan agama. (Twitter @Dennysiregar7)

Sebelumnya Denny dalam akun Twitter-nya @Dennysiregar7 menulis "Berdzikir sambil menyiksa orang sampai mati itu hasil didikan radikalisme yang dipelihara selama sekian puluh tahun. Anak-anak itu di pendidikan agamanya selalu diajarkan ayat perang, bukan ayat kasih sayang. Masih bilang radikalisme itu tidak berbahaya?".

Denny menilai laporan terhadap dirinya tidak memiliki bukti yang kuat. Dia sesumbar jika laporan tersebut akan mentah. "Lemah, mereka tidak ada bukti hukum yang kuat. Paling mentah," ungkap Denny.

"Ini memang perang opini. Mereka memang melaporkan saya atau menganggap saya melakukan editing terhadap video itu, sedang memainkan opini," imbuh Denny.

Selain itu, Denny mengaku memiliki bukti yang kuat terkait pelaporan terhadap dirinya. "Ada dong (bukti yang dimilikinya), kalau tidak ada saya enggak akan sesantai ini menanggapi mereka," tegasnya.

Saat ini, Denny sedang menunggu hasil laporan yang telah ditujukan pada dirinya. Denny pun yakin terhadap pihak kepolisian yang tidak asal dalam menangani kasus ini.

"Senyum saja sambil menunggu, apa laporan mereka ditanggapi pihak kepolisian atau tidak. Kepolisian pasti profesional, tidak asal main panggil saja," tutup Denny Siregar.

Seperti diketahui, cuitan Denny Siregar terkait kematian Haringga Sirla di akun Twitter pribadinya berbuntut panjang. Pegiat media sosial itu dipolisikan Aliansi Santri Indonesia, Kamis (28/9).

Koordinator Aliansi Maulidan Akbar mengatakan, pihaknya menilai unggahan Denny menghina agama Islam. Pasalnya, dalam unggahan tersebut mengaitkan kalimat tauhid dengan aksi kekerasan.

"Kami melaporkan Saudara Denny Siregar ke Bareskrim karena dia telah menistakan agama dan melanggar UU ITE," ujarnya di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, Kamis (27/9).

(ce1/dik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up