JawaPos Radar

Pilpres 2019

Sekjen PSI: Bedak dan Gincu Tak Akan Menutupi Siapa Prabowo Sebenarnya

28/09/2018, 12:53 WIB | Editor: Estu Suryowati
Sekjen PSI: Bedak dan Gincu Tak Akan Menutupi Siapa Prabowo Sebenarnya
Istilah 'The New Prabowo' sendiri pertama kali diucapkan oleh Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Prabowo sudah berubah karena saat ini sosoknya lebih asyik dan cair. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Strategi pemasaran khususnya rebranding terhadap calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, dengan tagline 'The New Prabowo', dinilai gagal total. Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menuturkan bahwa masyarakat sekarang sudah cerdas.

Mengutip hasil survei LSI Denny JA, Antoni mengatakan, tidak banyak masyarakat yang mengenal 'The New Prabowo', kemasan baru yang dijajakan oleh Sandiaga Salahuddin Uno. Antoni pun menyebut strategi tersebut hampir tidak ada hasilnya.

"Branding dan rebranding tidak akan banyak manfaatnya. Bedak dan gincu branding tidak akan bisa menutupi siapa Prabowo sebenarnya. Bagaimana kelam masa lalunya," katanya melalui keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Jumat (28/9).

Sekjen PSI: Bedak dan Gincu Tak Akan Menutupi Siapa Prabowo Sebenarnya
Dari 1.200 responden yang disurvei LSI Denny JA, hanya 13 persen yang tahu istilah 'the New Prabowo'. Sebanyak 77,8 persen mayoritas tidak tahu. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)

Hal itu menurut Antoni dikarenakan masyarakat semakin cerdas. Sehingga tidak mudah termakan opini yang dibangun oleh Partai Gerindra dan koalisi penantang.

"Rakyat semakin cerdas membedakan pemimpin asli dan imitasi. Jadi proyek 'The New Prabowo' bagi saya gagal total alias gatot," pungkasnya.

Sekadar informasi, survei yang dilakukan LSI Denny JA mengenai keterkenalan 'The New Prabowo' menghasilkan temuan menarik. Dari 1.200 responden yang disurvei, hanya 13 persen yang tahu istilah itu.

Sebanyak 77,8 persen mayoritas tidak tahu. Sedangkan 9,2 persen tidak menjawab.

Istilah 'The New Prabowo' sendiri pertama kali diucapkan oleh Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden pasangan Prabowo Subianto. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut Prabowo sudah berubah, karena saat ini sosoknya lebih asyik dan cair.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up