JawaPos Radar

Liga 1 2018

Berita Kematian Suporter Sampai ke Brasil, Eks Persebaya Merasa Malu

28/09/2018, 12:45 WIB | Editor: Agus Dwi W
jacksen f tiago
Jacksen F Tiago malu kabar meninggalnya suporter di Indonesia sampai ke Brasil. (M Idris Jian Sidik/Radar Banjarmasin)
Share this image

JawaPos.com - Jacksen F Tiago tengah dirundung malu. Eks pelatih Persebaya Surabaya ini harus memberi penjelasan kepada keluarga dan kerabatnya di Brasil soal insiden pengeroyokan suporter di Bandung akhir pekan lalu. Rupanya, kabar meninggalnya Haringga Sirla di area parkir Stadion GBLA Bandung sudah sampai ke Brasil, negeri kelahiran Jacksen.

Sebagai pelaku sepak bola Indonesia dan sudah belasan tahun berkecimpung di dalamnya, Jacksen F Tiago kecewa dengan adanya peristiwa kekerasan suporter. Apalagi hingga merenggut nyawa Haringga Sirla, suporter Persija yang tewas dikeroyok oleh suporter Persib pada 23 September lalu.

Tapi, yang paling membuatnya sangat sedih dan malu adalah ketika pemberitaan tewasnya suporter itu terdengar hingga negara asalnya, Brasil. Sebagai salah seorang pelaku sepak bola Indonesia yang masih aktif, hal tersebut kontan jadi pukulan telak.

Dia pun harus menjelaskan satu persatu kepada keluarga, teman, dan rekan-rekannya di Brasil tentang situasi yang terjadi di Indonesia. ’’Kerusuhan suporter di mana-mana memang ada, tapi yang ini di Indonesia terdengar sampai Brasil. Malu rasanya,’’ jelasnya.

Tanpa niat mengungkit yang sudah terjadi, Jacksen menerangkan pernah merasakan bagaimana mencekamnya kerusuhan suporter. Tepatnya ketika dirinya masih berkostum Persebaya.

Salah satu yang menurutnya mengerikan adalah ketika Persebaya bertemu Persela Lamongan. ’’Baik di Stadion Surajaya atau Tambaksari, mengerikan dua-duanya. Saya harap itu tidak pernah terjadi lagi,’’ katanya.

Pria yang akrab di sapa Papi Negro itu menambahkan, tidak bisa memberi saran untuk meredam kerusuhan dan kebencian antarsuporter. Dia tidak paham betul tentang undang-undang di Indonesia. Pastinya, dia yakin FIFA ataupun PSSI sudah mengatur semuanya secara detail.

’’Tinggal bagaimana penerapannya. Itu juga yang sedang dilakukan oleh negara saya,’’ paparnya.

Jacksen juga mengatakan suporter sepak bola di Indonesia sangat militan. Banyak yang kreatif dan hebat. Sehingga sangat disayangkan ketika ada beberapa oknum yang masih mengedepankan kebencian hingga menghilangkan nyawa.

’’Harapan saya sederhana. Cukup damai, itu saja. Dengan damai sepak bola akan indah,’’ pungkasnya. 

(rid)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up