JawaPos Radar

Piala Asia U-16 2018

Tingkatkan Kedisiplinan, Timnas U-16 Lakoni Piket sebagai Kitman

28/09/2018, 11:10 WIB | Editor: Agus Dwi W
timnas u-16
Timnas U-16 terus digembleng soal kedisiplinan oleh pelatih Fakhri Husaini. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Fakhri Husaini patut diacungi jempol dalam usahanya meningkatkan performa skuad Timnas U-16. Tak hanya memberikan gemblengan soal teknis saja, mantan gelandang Timnas Indonesia itu juga sangat memperhatikan soal kedisiplinan dan tanggung jawab para pemainnya.

Salah satu cara yang diterapkan Fakhri dalam menggembleng kedisiplinan skuad Garuda Asia adalah menugaskan piket sebagi Kitman. Memang tidak lantas mengambilalih tugas Kitman di Timnas U-16. Tapi lebih mendidik mereka untuk disiplin dan bertanggung jawab terhadap peralatan seluruh tim.

Tugas Kitman memang kerap tidak dianggap penting. Padahal, fungsi Kitman dalam sebuah tim terbilang vital. Tanpa mereka, tidak ada yang mempersiapkan perlengkapan tim. Para pemain pun menjadi tidak fokus saat berlatih maupun bertanding.

Uniknya, di Timnas Indonesia U-16, justru pemain yang mendapat tugas sebagai Kitman. Namun, tidak berarti segala perlengkapan dipersiapkan pemain sendiri. Perlengkapan masih disediakan Kitman Timnas U-16, Kartadji dan Teguh Prasetyono.

Sebanyak 23 penggawa Garuda Asia dibagi menjadi beberapa kelompok yang berisi 3–4 pemain. Mereka bergiliran melakukan piket. Tugas mereka sederhana. Hanya mengangkat dan membawa keperluan latihan dari hotel ke bus.

Sistem piket yang diterapkan Fakhri Husaini kepada penggawanya adalah hanya untuk membantu tugas Kitman. Hal ini sudah diberlakukan sejak mereka menjalani TC di Cijantung. 

”Ini (piket) untuk menanamkan rasa disiplin dan tanggung jawab kepada pemain. Biar mereka juga merasakan tugas Kitman,” ucap Fakhri.

Namun, tugas piket bukan hanya itu. Mereka juga ditugasi untuk membangunkan rekannya saat pagi. Mereka harus memastikan skuad lengkap saat kumpul. Entah itu kumpul saat senam pagi, makan pagi, atau berangkat latihan.

”Jika ada satu atau dua rekannya yang tertinggal, pemain yang piket wajib bertanggung jawab,” jelas Fakhri. 

(nia/c10/bas)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up