JawaPos Radar

Website SSCN Sulit Diakses, Jumlah Pelamar CPNS Baru 10 Ribu

28/09/2018, 10:45 WIB | Editor: Ilham Safutra
Website SSCN Sulit Diakses, Jumlah Pelamar CPNS Baru 10 Ribu
Website sscn.bkngo.id untuk akses melamar CPNS bagi pencari kerja (Screenshot)
Share this image

JawaPos.com - Dua hari pertama sejak dibukanya website sscn.bkn.go.id, calon pelamar CPNS 2018 menghadapi banyak kendala. Rata-rata mengeluhkan kesulitan meng-input data websita yang sulit diakses. Alhasil, hingga Kamis (27/6), jumlah pelamar yang sudah selesai dalam tahap pemilihan formasi baru 10.113 orang.

Akses pendaftaran CPNS melalui website milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu tidak hanya sulit pada jam-jam sibuk atau jam kerja. Pagi sekitar pukul 05.00 pun, akses masih tidak bisa. Demikian pula ketika pukul 20.19 tadi malam.

Akses ke halaman utama (home page) website sscn.bkn.go.id memang cukup mudah. Namun, ketika menu registrasi diklik, akses ke tahap berikutnya tidak bisa berjalan. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menyatakan, lalu lintas alias traffic ke website sscn.bkn.go.id memang sangat padat.

Website SSCN Sulit Diakses, Jumlah Pelamar CPNS Baru 10 Ribu
KENDALA PENDAFTARAN: Seorang calon pendaftar mengakses situs pendaftaran CPNS, di ruang komputer badan kearsipan dan perpustakaan Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (27/9) siang. (Qodrat/Radar Banten/Jawa Pos Group)

Dia berpesan agar masyarakat yang mengalami hambatan saat mendaftar CPNS tidak putus asa. Mereka bisa mencoba kembali pada jam-jam berikutnya. Ridwan menegaskan, BKN sudah berupaya meningkatkan performa server sehingga bisa menampung sampai 6 juta pengakses.

Selain itu, Ridwan kemarin memaparkan perkembangan terbaru proses pendaftaran. Dia menjelaskan, total pelamar yang menyelesaikan alur keempat proses pendaftaran mencapai 10.113 orang. "Mereka ini pelamar yang sudah menetapkan formasi yang dipilih," katanya kemarin (27/9).

Kemudian, di antara jumlah tersebut, baru ada 1.261 pelamar yang sudah diverifikasi instansi masing-masing atau alur kelima. Ridwan menuturkan, sampai kemarin pukul 17.07, sudah ada 372 instansi pusat maupun daerah (62 persen) yang bisa dilamar.

Dia menyatakan, di antara seluruh instansi yang bisa dilamar, formasi di Kementerian Hukum dan HAM paling banyak dilamar. Jumlah pelamar di kementerian yang dipimpin Yasonna Laoly itu mencapai 5.312 orang. Disusul Kejagung (926 pelamar) dan Pemprov Jawa Tengah (854 pelamar).

Penerimaan CPNS tahun ini diiringi protes para tenaga honorer. Salah satunya terjadi di Blitar, Jawa Timur. Hingga besok, ada 4.000 guru dan tenaga kependidikan honorer yang melakukan mogok kerja.

''Kami mendesak pemerintah untuk segera menerbitkan payung hukum bagi honorer berusia lebih dari 35 tahun,'' ujar Heru Wibowo, honorer K2 tenaga administrasi UPT SMP Selopuro, kemarin. Menurut dia, tenaga honorer diberi upah tak layak. Dia mencontohkan, salah satu temannya yang menjadi penjaga sekolah hanya diberi upah Rp 250 ribu per bulan.

Akibat mogok kerja tersebut, kegiatan belajar-mengajar (KBM) sempat digantikan polisi.

Aksi mogok guru itu mendapat sorotan dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Dia menyesalkan aksi tersebut. 

(wan/lyn/c5/agm)

Alur Cerita Berita

Pendaftaran CPNS Terancam Diundur? 28/09/2018, 10:45 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up