JawaPos Radar

AS Diminta Akui Myanmar Lakukan Genosida Terhadap Etnis Rohingya

28/09/2018, 14:06 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
genosida, myanmar, rohingya,
Pemimpin Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk mengakui kalau militer Myanmar melakukan tindakan genosida terhadap Muslim Rohingya (Reuters)
Share this image

JawaPos.com - Pemimpin Komite Urusan Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat AS mendesak pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk mengakui kalau militer Myanmar melakukan tindakan genosida  terhadap Muslim Rohingya.

Kepala Komite, Ed Royce mengatakan, pemerintahan Trump harus segera membuat langkah lanjutan mengenai determinasi apa itu tindakan genosida. Ini penting bagi kondisi internasional saat ini.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari Kementerian Luar Negeri AS mengenai usulan Ed Royce ini. Dilansir dari Reuters pada Kamis, (27/9), Ed Royce memberikan pendapat mengenai genosida terhadap warga Rohingya  di Myanmar. Hanya dua hari setelah KementerianLuar Negeri AS mengeluarkan laporan mengenai penemuan pembunuhan massa yang dilakukan oleh militer Myanmar terhadap suku Rohingya.

genosida, myanmar, rohingya,
Dilaporkan banyak warga Rohingya yang dideportasi secara paksa, dan terhitung 700.000 kaum Rohingya yang memilih untuk melarikan diri ke Bangladesh (EPA)

Laporan mengenai tindakan keji militer Myanmar kepada masyarakat Rohingya dapat dipergunakan untuk memberikan sanksi berkelanjutan bagi otoritas Myanmar. Perwakilan Komite Senior Demokrat, Eliot Engel juga turut mendukung usulan, mengatakan, masalah ini seharusnya di bawa ke Pengadilan Internasional.

Dilaporkan banyak warga Rohingya yang dideportasi secara paksa, dan terhitung 700.000 kaum Rohingya yang memilih untuk melarikan diri ke Bangladesh.  Kejadian itu dinilai perlu respon yang lebih kuat untuk mengatasi kejadian tersebut.

Deklarasi Myanmar melakukan genosida terhadap etnis Rohingya yang dilakukan AS bisa memberikan dampak yang sangat dahsyat bagi Myanmar. Hal tersebut membuat pemerintahan Trump sangat berhati-hati terhadap tindakan mereka yang satu ini. Namun tidak menutup kemungkinan tindakan itu dilakukan apabila mendapat desakan dari komite seperti Royce.

Dilaporkan dua anggota Komite Hubungan Luar Negeri bertanya kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk penentuan legal formalsoal genosida dalam bentuk surat. Namun Kementerian Luar Negeri tidak segera menanggapi masalah tersebut.

 

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up