JawaPos Radar

Selebaran Desakan Pencopotan Ketum PSSI Bertebaran di Solo

28/09/2018, 09:18 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
PSSI
DESAKAN PENCOPOTAN EDY: Selebaran berisi desakan pencopotan Ketum PSSI, Edy Rahmayadi ditempel di salah satu tiang di kawasa Solo. (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Selebaran berisi desakan pencopotan Ketua Umum (Ketum) PSSI Edy Rahmayadi bertebaran di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Selebaran berisi tulisan 'Edy Out Revolusi PSSI' itu banyak di tempel di tiang-tiang listrik maupun di tempat umum lainnya.

Salah satu warga Solo Wisnu, 40, mengatakan, selebaran sudah ada sejak beberapa hari lalu. Dirinya sering melihat selebaran berwarna hitam putih itu di tempel di tempat umum. Namun, dia tidak mengetahui siapa yang menempelkannya. "Kalau yang menempel siapa, saya kurang tahu. Seperti sudah ada sejak beberapa hari lalu," ungkapnya kepada JawaPos.com, Jumat (28/9).

Beberapa lokasi yang terdapat selebaran tersebut seperti di wilayah Sumber, Banjarsari, sekitaran Balai Kota Solo, kawasan Jalan Jenderal Sudirman (Jensud) dan beberapa lokasi lainnya.

Sementara itu, Dewan Penasihat Pasoepati (suporter Persis Solo) Ginda Ferachtriawan membenarkan banyaknya selebaran berisi desakan pencopotan Ketua PSSI. Tetapi, Ginda juga tidak mengetahui secara pasti siapa yang menempelkan selebaran tersebut.

Menurut Ginda, munculnya gelombang desakan pencopotan Ketum PSSI menjadi hal wajar. Bahkan dirinya sudah memprediksi sebelumnya. "Di internal sendiri banyak bermunculan seperti itu (desakan). Jadi memang ini (protes) tidak hanya terjadi di Solo saja, tetapi di seluruh Indonesia," tegasnya.

Ginda menambahkan, perlu adanya perombakan total di tubuh PSSI. Sehingga kejadian tewasnya suporter maupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya tidak terulang.

Ginda menilai, PSSI tidak banyak berubah di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi. Jadi wajar jika banyak pecinta sepak bola yang memprotes kepemimpinan Edy dan mendesak adanya pergantian Ketum PSSI. " Kejadian di Bandung merupakan kekecewaan terhadap dunia sepak bola di tanah air. Apalagi terakhir ada korban jiwa. Jangan dilihat personnya, tapi kejadian ini membuat banyak yang kecewa dengan PSSI," katanya.

Tampaknya, selama ini tidak ada langkah konkret yang dilakukan PSSI. Bahkan sudah beberapa kali ada topik yang terkait sikap Ketum PSSI yang menjadi sorotan. Di antaranya adanya pengusiran unjuk rasa penamparan suporter. "Kalau ketuanya banyak mencerminkan seperti itu banyak kekhawatiran," tandasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up