JawaPos Radar

Tukang Semir Sepatu Tewas Tergantung di Bangunan Bekas Kantor Desa

28/09/2018, 02:50 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Evakuasi Korban Bunuh Diri
Jasad korban gantung diri dalam ruangan bekas kantor desa saat dievakuasi petugas disaksikan warga Sulit Air, Kabupaten Solok, Kamis (27/9). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Penemuan mayat lelaki yang tergantung dalam bangunan bekas kantor desa menggemparkan warga Jorong Batugaleh, Nagari Sulitair, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Jasad lelaki yang diketahui bernama Dodi Safrianto, 28, asal Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk basung, Kabupaten Agam itu, ditemukan tergantung dengan tali nilon di tiang bangunan TKP dalam keadaan tak bernyawa Kamis (27/9) sekitar pukul 08.30 WIB.

Dari informasi, mayat lelaki ini pertama kali ditemukan warga sekitar, Alimin Helmi, 48. Saat itu, saksi hendak berangkat ke ladangnya dan melewati bangunan rumah bekas kantor desa tersebut. Sampai di lokasi, saksi melihat satu unit sepeda motor merek Suzuki Smash warna hitam-silver bernopol BA 6164 N terparkir di dalam bangunan.

Merasa aneh dan sedikit curiga dengan motor tersebut, saksi pun memcoba mencari tahu siapa orang yang berada di rumah kosong itu. "Saya panggil tak menyahut. Pas masuk, baru saya melihat sesosok manusia tergantung," katanya kepada petugas, Kamis (27/9).

Mendapati peristiwa tak wajar, apalagi Alimin tak mengenali wajah jasad tersebut, saksi pun segera berlari dan memberitahukan warga sekitar. Setelah itu, warga sekitar pun melaporkan kejadiaan itu ke Mapolsek X Koto Diatas.

Tak lama berselang, petugas datang melakukan mengevakuasi jenazah yang diketahui sehari-harinya bekerja sebagai tukang semir sepatu keliling itu ke Puskesmas X Koto Diatas untuk kebutuhan visum.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan membenarkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara, Dodi tewas bunuh diri. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda Dodi meninggal karena kekerasan.

"Dugaannya bunuh diri.Itu tampak dari lidah tergigit, bekas luka lecet di leher memanjang hingga ke daerah belakang kepala dan cairan sperma juga keluar," terang AKBP Dony kepada wartawan.

Menurutnya, luka lebam di sekitar lokasi wajah yang terlilit nilon normal. Pihaknya memperkirakan kematian Dodi baru sekitar 12 jam. "Mayat dibawa ke RSU Solok, untuk penyidikan lebih lanjut," katanya.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP. Diantaranya, KTP, satu unit sepeda motor, benang nilon hitam yg digabung menjadi seutas tali dengan panjang hampir 3 meter. Serta satu tas ransel berwarna hitam.

"Korban ini sehari-hari penyemir sepatu keliling. Pihak keluarga sudah bisa dihubungi," jelas perwira dua melati itu.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up