JawaPos Radar

Elpiji 3 kg Salah Sasaran, Pertamina Bakal Sanksi Pangkalan dan Agen

28/09/2018, 01:09 WIB | Editor: Dida Tenola
Elpiji 3 kg Salah Sasaran, Pertamina Bakal Sanksi Pangkalan dan Agen
Ilustrasi tabung elpiji 3 kg (Dokumen JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- PT Pertamina bakal menjatuhkan sanksi kepada pangkalan dan juga agen yang nekat menyalurkan gas elpiji 3 kg selain kepada yang berhak mendapatkannya. Sanksi yang bakal dijatuhkan mulai ringan, sedang bahkan sampai dengan pemutusan hubungan usaha (PHU). 

Area Manager Communication & Relations PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Wilayah Jawa Bagian Tengah dan DIJ Andar Titi Lestari mengungkapkan, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim monitoring, didapati adanya salah sasaran dalam distribusi gas melon. Pasalnya, banyak warung makan berskala besar kedapatan menggunakan tabung gas yang seharusnya untuk warga miskin tersebut.

Bahkan, jumlah gas elpiji yang digunakan oleh warung kuliner mencapai lebih dari 30 tabung. "Kalau ada pangkalan dan bahkan agen yang mengirimkan langsung elpiji 3 kg ke rumah makan besar akan kami berikan sanksi," tegasnya.

Andar melanjutkan, sanksi yang akan dijatuhkan bisa sampai dengan PHU. Hal ini ditujukan agar pangkalan dan juga agen tidak main-main lagi dalam pendistribusian gas bersubsidi tersebut. 

Pasalnya, selama ini Pertamina sudah memasok gas 3 kg sesuai dengan kebutuhan masyarakat Solo. Akan tetapi, jumlah tersebut nyatanya masih tidak cukup.

Dari hasil Sidak diketahui banyak warung makan berskala besar yang ikut menikmati gas bersubsidi tersebut. "Mudah-mudahan dengan hasil ini, pihak agen maupun pangkalan bisa menyalurkan gas elpiji lebih tepat sasaran. Yakni mereka yang pantas mendapatkannya, sesuai dengan tulisan yakni hanya untuk masyarakat miskin," ucapnya.

Sementara itu, dari hasil Sidak di 11 warung kuliner di Solo, tim monitoring mendapati ada 146 tabung gas elpiji yang salah sasaran. Selanjutnya, tabung tersebut diganti dengan tabung bright gas 5,5 kilogram sebanyak 75 tabung.

 

Berikut rincian hasil Sidak yang dilakukan oleh tim monitoring. 

1. Warung purwo 

Ditemukan 20 tabung melon, ditukar dengan 10 tabung 5,5 kg

2. Soto setabelan

Ditemukan 23 tabung melon, ditukar dengan 12 tabung 5,5 kg

3. Bakso idola

Ditemukan 37 tabung melon, ditukar dengan 19 tabung 5,5 kg

4. Ayam keprabon 

Ditemukan 12 tabung melon ditukar dengan 6 tabung 5,5 kg

5. Sate kambing pak manto ditemukan 22 tabung melon ditukarkan 11 tabung 5,5 kg

6. Tahu kupat solo

Ditemukan 2 tabung 3 kg ditukar dengan 1 tabung 5,5 kg

7. Sate kambing mandra

Ditemukan 2 tabung melon, ditukar 1 tabung 5,5 kg

8. Tahu kupat sidomampir ditemukan 3 tabung melon ditukar 2 tabung 5,5 kg

9. Bubur ayam jakarta. Ditemukan 10 tabung melon ditukar 5 tabung 5,5 kg

10. Rm Canton Ditemukan 7 tabung melon ditukar 4 tabung 5,5 kg

11. Tahu kupat mbak Ida ditemukan 6 tabung melon, ditukar dengan 3 tabung 5,5 kg

 

Total temuan melon : 146 pieces

Total.tabung 5,5 kg yang ditukar : 75 pieces

 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up