JawaPos Radar

Kabut Asap Selimuti Kabupaten Pelalawan

27/09/2018, 15:35 WIB | Editor: Budi Warsito
Kabut Asap Selimuti Kabupaten Pelalawan
Kabut asap tipis tampak menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (27/9). Tampak pengendara roda empat menghidupkan lampu sedangkan pengendara roda dua mengenakan masker. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kabut asap menyelimuti beberapa daerah di Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (27/9). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio menyebut, kabut asap ini sudah terpantau sejak pagi.

"Hingga siang ini asap masih ada. Sepanjang tahun (2018), baru hari ini ada kabut asap tipis di kami (Pelalawan)," sebutnya, Kamis (27/9) siang.

Hadi menyangkal bahwa, kabut asap disebabkan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada hari ini. "Terakhir Karhutla itu kemarin sore di Kerumutan. Itu pun sifatnya hanya pendinginan setelah terbakar tiga hari lalu," ucapnya.

Walaupun tak ada Karhutla, namun pihaknya tetap menerjunkan tim di setiap kecamatan untuk melakukan patroli di daerahnya masing-masing. Tujuannya untuk mengantisipasi terjadinya Karhutla.

Sementara itu, di Kota Pekanbaru juga terpantau adanya kabut asap tipis yang juga bertahan hingga siang ini. Memang, jarak antara Kota Pekanbaru dengan Pelalawan tak begitu jauh. Hanya sekitar 60 kilometer saja. 

Terpisah, berdasarkan pantauan dari satelit Terra dan Aqua milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, pagi ini ada 23 titik panas (hotspot) yang terpantau di Riau.

Kepala BMKG stasiun Pekanbaru Sukisno mengatakan, hotspot itu tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ada 18 titik, Kepulauan Meranti 3 titik dan Kuansing 2 titik. 

"Dari jumlah itu, ada lima belas titik api. Tiga belas di Inhil serta Meranti dan Kuansing masing-masing menyumbang satu titik," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up