JawaPos Radar

Temuan Ombudsman di Sel SN, Pengamat: Hukum Kalah sama Politik

16/09/2018, 16:37 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Temuan Ombudsman di Sel SN, Pengamat: Hukum Kalah sama Politik
Ilustrasi (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Petugas Ombudsman RI mendapati temuan mengejutkan saat sidak di Lapas Sukamiskin, di Kota Bandung. Petugas disebut menemukan kamar terpidana korupsi e-KTP, Setya Novanto lebih luas dibanding tahanan lain.

Selain itu, saat disidak ia juga tengah bersama dengan terpidana kasus korupsi lain, M Nazaruddin di dalam satu ruangan. Saat itu ruangan sel juga tidak digembok.

Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Jerry Massie mengatakan, "kebebasan" Setya Novanto yang tengah menghuni Lapas Sukamiskin membuktikan bahwa hukum kalah oleh power politik. Terlebih, kata dia, bekas Ketua DPR itu mendapatkan fasilitas bukan pada umumnya.

"Secara hukum ditahan, secara politis dia berkeliaran. Ada apa? Karena hukum kita kalah sama politik," kata dia melalui keterangan tertulis, Minggu (16/9).

Dia mengatakan, kondisi yang terjadi di Lapas Sukamiskin seharusnya jadi pertanyaan besar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) dan Menteri Hukum dan HAM. Apalagi, keduanya memiliki peran dalam penanganan permasalahan yang terjadi di Sukamiskin itu.

"Ya kalau case-nya seperti ini maka dipertanyakan bisa jadi nuansa politis sangat kuat sehingga hukum tak mampu berbuat apa-apa," kata dia.

Dia pun sangat menyayangkan kondisi yang dialami oleh lembaga yang menegakkan hukum itu. Menurutnya, pada umumnya negara miskin dan berkembang hukum masih tumpul dibanding negara maju hukummya tajam.

"Jadi siapapun dia jika salah maka tetap dihukum," ujar dia.

Ombudsman RI sebelumnya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Lapas Sukamiskin Bandung. Pihak Ombudsman mendapati kamar mantan Ketua DPR Setya Novanto berukuran lebih besar dari kamar narapidana lainnya.

Sidak dilakukan oleh Ombudsman RI yang dipimpin anggota Ombudsman Ninik Rahayu pada Kamis (13/9) malam. Ninik didampingi 12 orang anggota Ombudsman lainnya.

"Ada kamar yang lebih luas. Itu dihuni oleh Pak Setya Novanto, memang lebih luas. Kalau ditanya ukuran bingung, pokoknya dua kali lipat," kata Ninik di kantor Kemenkum HAM Kanwil Jawa Barat, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (14/9).

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up