JawaPos Radar | Iklan Jitu

Polisi Buru Pelaku Pemicu Bentrok Ormas FBR-PP di Gandaria

13 September 2018, 15:50:11 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Polisi Buru Pelaku Pemicu Bentrok Ormas FBR-PP di Gandaria
Ilustrasi bentrok. (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan masih melakukan pengejaran terhadap puluhan pelaku pemicu bentrok ormas FBR dan Pemuda Pancasila (PP) yang terjadi pada Selasa (11/9) lalu. Hingga saat ini, polisi masih mengidentifikasi pelaku pemancing bentrok kedua ormas yang terjadi di wilayah Gandaria, Jakarta Selatan.

"Yang jelas kita masih mengidentifikasi para pelakunya untuk penangkapan," ujar Kapolres Metro Jaksel, Kombes Indra Jafar saat dikonfirmasi JawaPos.com, Kamis (13/9).

Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap bentrokan kedua ormas hingga menetapkan tersangka pelaku bentrok. Kendati demikian, dirinya menyarankan kepada anggota ormas yang terlibat penyerangan untuk menyerahkan diri ke polisi.

Indra meminta kepada ormas untuk kooperatif membantu Kepolisian mengungkap aktor-aktor terlibat bentrokan baik di wilayah hukum Jakarta Selatan maupun di Tangerang.

"Kami menyarankan agar pihak yang terlibat (bentrok) menyerahkan diri. Sambil melakukan penyelidikan," kata dia.

Indra menuturkan, pemicu bentrokan terjadi akibat penyerangan Gardu Semut Item FBR di Jalan KH Syafie Hamzami Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan yang diduga dilakukan oleh puluhan oknum anggota Pemuda Pancasila. Akibat kejadian itu, massa FBR sekitar 8 orang melakukan penyerangan balik. Hingga, akhirnya terjadi  bentrokan meluas di daerah lain.

Keterangan dari saksi, ada sekitar 20 orang mengunakan sepeda motor melempari Gardu FBR dengan botol dan batu ke dalam gardu dengan berteriak Pancasila. Indra mengatakan, pelaku penyerangan masih dalam pengejaran dan kasusnya masih dalam lidik Polres Metro Jaksel.

"Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan. Kasusnya masih didalami untuk pengejaran pelaku," kata dia.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up