JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kapolres Minta Maaf, Polisi yang Menghajar Supir Bus Dipindahkan

08 September 2018, 21:21:11 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Kekerasan Polisi
Oknum Polisi (dua dari kanan) dan supir bus Jasa Malindo, Marzulvera (pakai topi) saat menjalani mediasi di Mapolres Solok Kota, Sabtu (8/9). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kapolres Solok Kota, AKBP Dony Setiawan bergerak cepat menangani ulah anggotanya yang berlagak koboi dengan menghajar supir bus di kawasan terminal bayangan, bypass Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Video yang viral di jagat media sosial (medsos) itu jelas mencoreng nama institusi Polri. Akibat ulahnya itu, oknum polisi berinisiaL 'AP' tersebut terancam hukuman disiplin tegas. Bahkan, oknum berpangkat Brigadir yang saat ini bertugas di Unit Turjawali Satlantas itu langsung dipindahtugaskan oleh Kapolres.

"Yang bersangkutan masih diproses. Sementara kami pindahkan ke Propam hingga hasil sidang disiplin nantinya," ujar Kapolres dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (8/9) sore.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan permintaan maafnya pada korban dan seluruh masyarakat, atas kesalahan dan kekhilafan yang telah diperbuat anggotanya.

Saat ini, kata Kapolres, antara oknum polisi 'AP' dengan supir bus Jasa Malindo yang bernama Marzulvera sudah berdamai di Mapolres Solok Kota. Namun, hal tersebut tak lantas menghilangkan hukuman disiplin kepada oknum bersangkutan.

"Damai yang dilakukan hanya terhadap indikasi pidananya. Sebab, korban juga tidak mau melanjutkan perkara. Tapi tindakan disiplin akan tetap kita lanjutkan," tegas Kapolres.

Sebelumnya, jagat medsos dihebohkan dengan aksi kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria berseragam polisi. Dalam sekejap, video amatir itu cepat menyebar, itu pun viral di facebook dan sejumlah grup WhatsApp.

Belakangan diketahui, peristiwa itu terjadi di kawasan terminal bayangan, bypass Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam video tersebut, oknum polisi yang diketahui berdinas di Satlantas Polres Solok Kota, Sumbar itu, tampak membentak seorang supir bus Jasa Malindo. Oknum tersebut juga mendorong supir bus Solok-Padang yang diketahui bernama Marzulvera.

Dalam video yang direkam salah seorang penumpang yang berada di dalam bus, oknum polisi yang sempat dilerai beberapa orang terminal dan terus marah-marah tersebut dikabarkan juga menendang kursi di sekitar kejadian.

Peristiwa yang membuat geram netizen dengan kicauan berbagai sumpah serapah itu pun langsung ditanggapi Kapolres.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up