JawaPos Radar | Iklan Jitu

Hadirkan Neno Warisman, Panitia Jalan Sehat: Tidak Ada Muatan Politis

Pendaftar Sudah Tembus 1.000 Peserta

06 September 2018, 19:30:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Panitia Jalan Sehat Solo
JALAN SEHAT: Ketua Panitia Jalan Sehat Dadyo Hasto Kuncoro (dua dari kanan) saat jumpa pers, Kamis (6/9). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Panitia jalan sehat warga Solo untuk Indonesia berdaulat memastikan kegiatan yang akan diadakan Minggu (9/9) mendatang tidak ada muatan politis. Panitia juga sudah meminta kepada peserta jalan sehat agar tidak membawa atribut partai politik (Parpol).

Termasuk juga mengenakan kaos dengan tulisan #2019GantiPresiden atau 2019 tetap Jokowi atau yang lainnya. Jika sampai ada peserta yang mengenakan kaos tersebut maka panitia menyerahkan penanganannya kepada pihak Satpol PP

Demikian seperti disampaikan salah satu panitia jalan sehat, Endro Sudarsono kepada JawaPos.com, Kamis (6/9). Endro menambahkan, selama ini panitia hanya bersikap persuasif dan tidak mempunyai kewenangan untuk menindak para peserta yang mengenakan kaos-kaos yang menjurus ke salah satu pasangan bakal calon presiden.

"Kalau dari kami tidak memiliki kewenangan, tapi kami mengimbau agar peserta tidak mengenakan kaos seperti itu," ucapnya. 

Menurut Endro, yang lebih berhak untuk mengambil tindakan adalah dari Satpol PP. Jika nantinya peserta dianggap melanggar aturan, dirinya pun mempersilakan Satpol PP untuk menindaknya.

"Ya kalau nanti memang melanggar saat berada di Car Free Day (CFD) ya silakan Satpol PP menindak," katanya.

Sementara itu, mengenai jumlah peserta yang akan hadir dalam kegiatan yang akan dimulai pukul 06.00 WIB tersebut, Endro mengatakan, saat ini jumlah pendaftar sudah mencapai 1.000 orang. 

"Kalau dari kami menargetkan ada 90 peserta yang akan hadir mengikuti jalan sehat nantinya," tandasnya.

Banyaknya jumlah peserta yang akan ikut jalan sehat dipastikan akan berdampak pada lalu lintas di Solo. Mengenai hal itu, panitia menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Dengan alasan untuk mengatur lalu lintas sudah menjadi kewenangan pihak kepolisian.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up