JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dolar Dekati Level 15.000, GoJo: Ekonomi Kita Relatif Baik

06 September 2018, 17:30:59 WIB | Editor: Estu Suryowati
Dolar Dekati Level 15.000, GoJo: Ekonomi Kita Relatif Baik
Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Depresiasi nilai tukar rupiah atas dolar tengah menjadi sorotan. Berdasarkan JISDOR Bank Indonesia, rupiah pada hari ini nangkring di level 14.891 per USD.

Lemahnya nilai mata uang Garuda ini pun kerap terlihat digunakan kubu penantang Joko Widodo (Jokowi) untuk menjatuhkan elektabiltias. Menaggapi hal itu, Ketua Relawan Golkar Jokowi (GoJo) Rizal Mallarangeng menegaskan, perkasanya USD bukan semata-mata kesalahan pemerintah.

Salah satu penyebabnya yakni, kenaikan suku bunga The Federal Reserve (the Fed). Ini memengaruhi nilai tukar mata uang seluruh dunia.

"Kelemahan (ekonomi) relatif sekarang bagian dari gejolak dunia. Di Argentina, Brazil, Turki karena bank sentral Amerika sedang menaikan suku bunga. Sehingga seluruh mata uang di luar USD mengalami tekanan," ujar Rizal di Kantor DPD Golkar, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/9).

Meski ekonomi dunia tengah memburuk lanjut Rizal, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menangani krisis ini dengan baik. Menurutnya stabilitas ekonomi dan politik dalam negeri masih tergolong aman.

Namun Rizal tetap mengingatkan pemerintah untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Agar tidak terjerumus kepada krisis ekonomi.

"Negara-negara lain ada yang sagat jelek. Kita (Indonesia) relatif baik, walaupun kita harus tetap hati-hati dan sigap. Itu instrumennya bagaimana di Kementerian Keuangan," sambung Rizal.

Lebih jauh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar DKI Jakarta itu memastikan, GoJo akan menyiapkan tim yang difungsikan menjelaskan persoalan ekonomi bangsa ketika masa kampanye tiba. Hal ini untuk menjaga stabilitas elektabilitas Jokowi di Pilpres 2019.

"Pasti ada (tim dari GoJo untuk menjawab persoalan ekonomi ini kepada publik). Kami ingin menyumbang sesuatu yang positif. Itu intinya," pungkas Rizal.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up