JawaPos Radar | Iklan Jitu

Rawan Gesekan, Jalan Sehat 'Neno Warisman' di Solo Tak Diberi Izin

04 September 2018, 14:10:36 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Jalan Sehat Neno Warisman
Spanduk penolakan Jalan Sehat di Kota Solo yang terpasang di Jalan Pahlawan. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Polresta Solo akhirnya tidak mengeluarkan izin terkait kegiatan jalan sehat dalam rangka Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang akan diadakan oleh Dewan Syariah Kota Solo (DSKS) dan elemen Muslim, pada Minggu (9/9) mendatang. Salah satu penyebabnya karena kegiatan tersebut dikhawatirkan rawan terjadi gesekan sehingga berdampak pada kondusifitas Kota Solo

"Dari kami tetap tidak menerbitkan izin, karena pertimbangan keamanan," tegas Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Selasa (4/9).

Andy menambahkan, pihaknya juga sudah mengundang panitia penyelenggara kegiatan untuk menjelaskan mengenai detail kegiatan tersebut. Dari dari penjelasan yang disampaikan, panitia juga tidak bisa menjamin bahwa kegiatan tersebut tidak akan menimbulkan gesekan dengan kelompok lain. Maka dari itu, Polresta Solo memilih untuk tidak memberikan izin. 

Penolakan Neno Warisman
Polisi akhirnya membubarkan paksa massa yang menjemput Neno Warisman di Bandara SSK II Pekanbaru, Riau, baru-baru ini. (Virda Elisya/JawaPos.com)

"Kemarin rakor kami undang dari panitia dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti ribuan peserta, dan ini potensi kerawanan sangat tinggi. Dan panitia juga tidak bisa menjelaskan pola kegiatannya," urai Andy.

Lebih dari itu, selama ini sudah banyak muncul penolakan dari masyarakat terkait kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh tokoh #2019GantiPresiden yakni Ahmad Dhani dan juga Neno Warisman tersebut.

Dengan tidak adanya izin tersebut, otomatis panitia juga tidak bisa menyelenggarakan kegiatan yang bertema jalan sehat tersebut. "Di masyarakat sudah timbul penolakan, apalagi nanti di lapangan kota barat juga akan ada kegiatan untuk memperingati Haornas juga. Dan surat penolakan izin juga sudah kami layangkan kepada panitia kemarin," tandas Andy.  

Sebelumnya, penolakan datang dari GP Ansor Jateng. Ketua GP Ansor Jateng, Solahudin Aly, meminta jajaran kepolisian untuk tak mengabulkan izin terkait acara yang diketahui juga dihadiri oleh aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman dan Ahmad Dhani tersebut. Pasalnya, ia menilai maksud dan tujuan kegiatan itu yang masih tidak jelas.

"Agendanya apa? Kalau itu terkait pemilu sudah ada jadwalnya. Harusnya sesuai jadwal yang ada. Kalau pihak penegak hukum harusnya tegas menindak itu," kata pria yang kerab disapa Gus Solah itu, Senin (3/9).

Menurutnya, jajaran kepolisian tak perlu bimbang untuk tak mengabulkan izin kegiatan tersebut. Apalagi jika acara jalan sehat itu terbukti berkaitan deklarasi dukung mendukung dalam Pilpres 2019 besok.

Alasannya, saat ini sudah jelas siapa-siapa saja yang akan bertarung pada Pilpres 2019 besok. "Mereka (kepolisian) tahu persis situasi, segeralah mengambil tindakan yang diperlukan," pungkasnya.

(apl/gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up