JawaPos Radar | Iklan Jitu

Biasa Terjatuh Saat Latihan, Polwan Pamer Naik Moge

03 September 2018, 18:01:05 WIB | Editor: Dida Tenola
Biasa Terjatuh Saat Latihan, Polwan Pamer Naik Moge
Atraksi Moge yang dipamerkan saat HUT Polwan ke-70, Senin (3/9) (Desyinta Nuraini/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Polisi wanita (polwan) tidak bisa lagi dipandang mata. Eksistensi dan ketrampilannya kini biasa disejajarkan dengan polisi laki-laki.

Terbukti, mereka mampu unjuk kebolehan pada peringatan HUT ke-70 Polwan yang berlangsung di Lapangan Monas, Senin pagi (3/9). Beragam atraksi dipamerkan oleh para perempuan ayu nan tangguh tersebut. Seperti saat mereka menunggangi motor gede (moge).

Belasan Polwan itu begitu piawai menguasi moge yang biasa digunakan untuk patroli di jalan raya maupun mengawal pejabat penting dan tamu negara itu. Ada yang berdiri seraya mengendarai. Tampak pula beragam formasi yang dirangkai dengan gerakan kompak. "Ada formasi baling-baling, paru lembing, kipas, bunga, formasi love juga ada," ujar koordinator tim AKP Yunita Natalia Rungkat selepas tampil.

Yunita mengatakan, timnya terdiri dari 18 orang. Hebatnya, mereka berlatih hanya dua minggu saja. Jatuh dari moge sudah biasa dialami Yunita dkk.

Wajar jika mereka bisa terjatuh, karena ukuran moge lebih besar ketimbang tubuh pengendaranya. "Cc-nya besar. Kendaraannya sendiri berat tapi kami latihan intens dan fokus. Awalnya saya nggak percaya bisa, tapi tidak ada yang mustahil," imbuhnya.

Wanita yang bertugas sebagai Kanit XII Subdit Regudent Ditlantas Polda Metro Jaya itu memang harus bisa mengendarai moge. Apalagi setiap hari dia berpatroli di jalan raya untuk mengatur lalu lintas. "Pagi sampai sore, Polwan moge diitempatkan di jalur protokol Sudirman, Thamrin sampai Monas," terangnya.

Pada HUT Polwan ke-70 ini, Yunita berharap para polwan di seluruh Indonesia bisa terus berkarya serta memberikan yang terbaik fungsi dan tugasnya di kesatuan masing-masing. "Terus berkarya mengembangkan potensi diri. Sekarang sudah banyak polwan pakai motor besar, menyelam, bela diri, drum band. Banyak potensi polwan yang bisa dikembangkan," tuturnya.

Tak hanya atraksi moge saja yang dipamerkan pada acara itu. Ada juga atraksi kolone senapan yang dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya. Kepala regu, Iptu Raisa mengatakan, hampir tiga bulan mereka berlatih untuk beratraksi menunjukkan kemampuan menggunakan senjata.

Latihan kolone senapan cukup berat. Akan tetapi motivasi dari pimpinan menambah semangat mereka. "Berat, kami harus pemanasan. Lari mundur, jalan mundur, lari lagi. Awalnya berat tapi kami dimotivasi besar oleh pimpinan," sebut Raisa.

Bahkan tak sedikit luka mereka dapatkan saat latihan. "Awalnya iya, ada lebam. Lama-lama terbiasa. Sakit dan capek kami tahan karena motivasi pimpinan," katanya.

Kendati demikian, dia bangga dapat beratraksi di HUT ke-70 Polwan yang disaksikan langsung Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla.

Rekannya yang juga pemandu regu, Ipda Sugiarti berharap ke depannya polwan semakin berjaya. "Tetap kompak. Jangan dianggap polwan lemah tapi polwan, polisi yang patut dibanggakan dan hampir setara dengan polisi laki-laki," pungkas Sugiarti.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up