JawaPos Radar

Hadir di PN Jakpus, JK Jadi Saksi Meringankan Mantan Anak Buah SBY

13/08/2018, 11:34 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Wapres JK
Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi saksi meringankan sidang PK Jero Wacik, PN Jakarta Pusat, Senin (13/8) (Dery/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) bersaksi dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu dihadirkan sebagai saksi meringankan.

"Pak Jusuf Kalla pukul 10.00 pagi akan ada di PN Jakarta Pusat," kata Juru Bicara Wakil Presiden, Hussain Abdullah kepada wartawan, Senin (13/8).

Diketahui, Jero Wacik mengajukan PK atas vonis 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan kurungan di tingkat kasasi dalam perkara penyelewengan dana operasional dan penerimaan gratifikasi selama menjabat sebagai Menteri ESDM. Mantan politikus Partai Demokrat itu juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 5,07 miliar.

Jero Wacik
Mantan Menteri ESDM era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Jero Wacik saat hadir dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) di PN Jakpus terkait perkara yang membuatnya mendekam di penjara. (Dery/JawaPos.com)

Jero mengajukan 10 novum atau bukti baru dalam mengajukan PK. Termasuk keterangan Jusuf Kalla dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jero, dalam memori PK-nya mengatakan, JK pernah bersaksi bahwa dirinya memakai dana operasional menteri sesuai aturan. Selain itu, JK juga pernah bersaksi penerimaan gratifikasi yang didakwakan padanya bukan dalam ulang tahun sang istri, melainkan karena peluncuran buku berjudul Jero Wacik di Mata 100 Tokoh.

"Dalam penggunaan dana operasional menteri, semuanya sudah mengacu UU Administrasi Negara, kalau ada kesalahan tidak bisa dipidana," jelas Jero.

(ce1/rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up