JawaPos Radar

Gratis Mie Ayam Seumur Hidup untuk Penghafal Alquran

13/08/2018, 11:14 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Mie Ayam
Deky Hayub Prasetyo saat membuat mie ayam. (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Berdagang tidak semata-mata mencari keuntungan, tapi juga sekaligus beramal. Prinsip itulah yang dipegang Deky Hayub Prasetyo, 40. Pria yang akrab disapa Asep itu membuka warung mie ayam yang memberikan promosi gratis seumur hidup bagi siapa saja yang hafal 1 juz Alquran.

Tempat usaha Deky diberi nama Mie Ayam Bahagia. Lokasinya di Jalan Menanggal V/ 27, Surabaya. Patokannya dari Carrefour, Jalan Ahmad Yani surabaya, belok ke arah Barat atau ke arah Masjid Al Akbar. Posisinya di sebelah kiri jalan. Sekitar 300 meter sebelum Gedung Astranawa (Museum NU).

Warung tersebut begitu sederhana. Saat JawaPos.com datang ke sana pada Sabtu malam (13/8), masih belum ada pembeli yang datang. Tiga buah meja makan yang terbuat dari kayu dan triplek masih kosong. "Ini baru buka, mas. Biasanya mulai ramai setelah Isya," sapa Asep.

Mie Ayam
Promo mie ayam gratis untuk penghafal Alquran. (Dida Tenola/JawaPos.com)

Jika tidak jeli, letak warung tersebut memang bisa terlewat begitu saja. Maklum, Asep memang masih bisa menyediakan tempat seadanya. Sedikit lahan pedestrian di depan rumah warisan dari neneknya, dimanfaatkan untuk mengais rezeki.

Namun jika berkendara santai di Jalan Menanggal V, terutama pengendara motor yang mencari makan malam, tentu tertarik jika melirik sebuah spanduk berukuran 80x150 cm di warung milik Asep. Satu-satunya spanduk yang disinari lampu kecil 10 watt di warung itu bertulis 'Mie Ayam Bahagia Hafal 1 Juz Gratis Seumur Hidup'.

Sambil meracik mie ayamnya, Asep menceritakan alasannya menggratiskan makanan yang dijualnya. "Ya ini promosi sambil sedekah, mas. Sudah ada yang datang ke sini. Tapi belum sampai baca 1 juz, saya minta berhenti. Sudah percaya saya," cerita ayah dua orang anak tersebut.

Sebelum memutuskan untuk berwirausaha, Asep lama bekerja sebagai karyawan di sebuah supermarket material bangunan. Namun karena perusahaan tersebut defisit, Asep keluar pertengahan tahun lalu.

Dia sempat mencari pekerjaan baru. Berbagai lowongan pekerjaan dicobanya. "Tapi mungkin karena faktor umur ya, menunggu panggilan nggak datang-datang. Akhirnya ya coba saja berdagang," tambahnya.

Asep bertemu dengan orang tua teman anaknya di sekolah. Kebetulan profesi temannya adalah chef. "Saya konsultasi, belajar masak, disuruh buka mie ayam saja. Soalnya bikin mie ayam itu gampang, praktis," ucapnya.

Desember 2017, Mie Ayam Bahagia dibuka. Asep yang sudah niat berdagang sekaligus beramal, memberi promosi bagi penghafal Alquran. Awalnya, dia menggratiskan untuk penghafal 10 juz. Namun kemudian dia mendapat saran dari tetangganya.

Menurut tetangganya, 10 juz itu terlalu berat. Tetangganya kemudian mengusulkan untuk lebih meringankan. Yakni, memberi mie ayam gratis seumur hidup bagi penghafal 5 juz. "Saya pikir-pikir memang benar. Sekalian saja, amal nggak usah tanggung-tanggung. 1 Juz saja cukup. Bisa gratis makan seumur hidup," lanjutnya.

Kini, warung Mia Ayam Bahagia sudah mulai didatangi pengunjung. Asep mengatakan, beberapa pelanggannya adalah pekerja di sekitar sana yang biasa pulang malam.

Setiap orang yang datang selalu penasaran dengan promosi yang ditawarkan Asep. Dia pun meyakinkan mereka bahwa itu memang benar. "Siapa pun boleh mencoba. Silakan saja," ungkapnya.

Jika memang tidak hafal, Mie Ayam Bahagia tidak bakal menguras kantong. Satu porsinya dihargai Rp 9 ribu. Selain mie ayam biasa, Asep juga menjual mie ayam ceker dan mie ayam bakso, harganya Rp 10 ribu.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up